Penjelasan Hadits Bukhari No. 5608 tentang Keutamaan sedekah hewan ternak yang banyak susunya

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini memuji sedekah berupa hewan ternak yang masih produktif susunya (unta atau kambing betina pilihan) yang diberikan kepada orang lain untuk diambil manfaatnya, bukan untuk disembelih. Keutamaannya karena manfaatnya berulang: pemerahnya mendapat susu setiap pagi dan sore. Ini menunjukkan keutamaan sedekah yang manfaatnya terus mengalir dan keutamaan memberi dengan cara yang memuliakan penerima.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Minuman, Bab Minum Susu, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu (no. 5608). Redaksi lengkapnya:

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: «نِعْمَ الصَّدَقَةُ اللِّقْحَةُ الصَّفِيُّ مِنْحَةً، وَالشَّاةُ الصَّفِيُّ مِنْحَةً، تَغْدُو بِإِنَاءٍ، وَتَرُوحُ بِآخَرَ»

Terjemah ringkas: "Sebaik-baik sedekah adalah unta betina yang banyak susunya yang diberikan sebagai pemberian manfaat, dan kambing betina yang banyak susunya yang diberikan sebagai pemberian manfaat; ia pergi (diperah) dengan satu wadah di pagi hari dan kembali (diperah) dengan wadah lain di sore hari."

Dalil Al-Qur'an yang menjadi landasan umum keutamaan sedekah dan berbuat baik:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

QS. Al-Baqarah [2]: 261 — "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui."

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan ayat ini menunjukkan bahwa sedekah dilipatgandakan seperti tumbuhnya biji, yakni manfaat yang berkembang — sejalan dengan makna hadits tentang hewan yang manfaatnya berulang.

Penjelasan Rinci

Makna kata kunci:

  • اللِّقْحَة (al-liqḥah): unta betina yang baru melahirkan dan sedang banyak susunya.
  • الصَّفِيّ (aṣ-ṣafiyy): yang terpilih/terbaik, yakni hewan pilihan yang paling bagus dan paling banyak susunya.
  • مِنْحَة (minḥah): pemberian manfaat, yaitu memberikan hewan agar diambil susunya, bukan untuk dimiliki secara mutlak atau disembelih. Ini disebut juga "sedekah manfaat" (hibah manfaat).

Pemahaman ulama:

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (ketika membahas hadits semakna) menjelaskan bahwa "minḥah" adalah memberikan kambing atau unta kepada seseorang agar ia memanfaatkan susunya, sementara pokok hewan tetap milik pemberi. Ini termasuk sedekah yang paling mulia karena manfaatnya berulang dan menutupi kebutuhan penerima setiap hari.

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari menerangkan bahwa hadits ini mendorong sedekah yang manfaatnya berkesinambungan (sedekah jariyah dalam bentuk manfaat), dan bahwa "taghdū bi inā'in wa tarūḥu bi ākhar" menunjukkan kelimpahan susunya: diperah pagi menghasilkan satu wadah penuh, dan sore menghasilkan wadah lain. Beliau juga menyebut bahwa ini termasuk bab keutamaan memberi minuman/susu dan memuliakan penerima dengan cara yang tidak menyakitkan perasaannya.

Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad menegaskan bahwa Nabi ﷺ menganjurkan sedekah yang paling bermanfaat dan paling lama manfaatnya, karena itu lebih besar pahalanya dan lebih menutupi kebutuhan orang fakir.

Perbedaan pendapat: Sebagian ulama (seperti yang dinukil Ibnu Hajar) berbeda apakah "minḥah" menjadikan hewan itu milik penerima atau hanya manfaat susunya. Yang paling kuat menurut dalil dan penjelasan jumhur ulama dalam daftar ini (An-Nawawi, Ibnu Hajar) adalah: manfaat susunya diberikan, sedangkan pokok hewan tetap milik pemberi — karena kata "minḥah" secara bahasa berarti pemberian manfaat, bukan pemindahan milik.

Story Telling

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ pernah menyebut tentang seorang laki-laki dari Bani Israil yang memberi minum seekor anjing yang kehausan, lalu Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya. Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami mendapat pahala karena hewan-hewan ini?" Beliau menjawab: "Pada setiap yang memiliki hati yang basah (makhluk hidup) ada pahala." (Makna hadits dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab Minuman). Hikmahnya: memberi manfaat — termasuk memberi minum dan susu — adalah pintu pahala yang besar, dan hadits 5608 ini menunjukkan bentuk sedekah manfaat yang paling mulia karena berulang setiap hari.

Kesimpulan Praktis

  • Utamakan sedekah yang manfaatnya berkelanjutan, bukan hanya sekali habis.
  • Memberi dengan cara memuliakan penerima (memberi manfaat, bukan membuatnya merasa dihina) lebih utama.
  • Susu dan minuman adalah sarana sedekah yang mulia; menutupi kebutuhan makan-minum orang lain berpahala besar.
  • Jika memberi pinjaman manfaat (seperti hewan perah, kendaraan, atau alat), niatkan sebagai sedekah manfaat dan jaga hak pokoknya sesuai kesepakatan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?