Shahih Al-Bukhari · Kitab Penyembelihan dan Perburuan · No. 5493

Bab Firman Allah Ta'ala Dihalalkan bagi kalian berburu laut

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا ـ رضى الله عنه ـ يَقُولُ غَزَوْنَا جَيْشَ الْخَبَطِ وَأُمِّرَ أَبُو عُبَيْدَةَ فَجُعْنَا جُوعًا شَدِيدًا فَأَلْقَى الْبَحْرُ حُوتًا مَيِّتًا لَمْ يُرَ مِثْلُهُ يُقَالُ لَهُ الْعَنْبَرُ فَأَكَلْنَا مِنْهُ نِصْفَ شَهْرٍ فَأَخَذَ أَبُو عُبَيْدَةَ عَظْمًا مِنْ عِظَامِهِ فَمَرَّ الرَّاكِبُ تَحْتَهُ‏.‏

Jabir berkata: "Kami keluar dalam sebuah peperangan dan tentara itu disebut Tentara Khabt, dan Abu 'Ubaida adalah komandan kami. Kami mengalami kelaparan yang sangat parah. Kemudian laut melemparkan seekor ikan besar yang mati yang disebut Al-'Anbar, yang tidak pernah terlihat sebelumnya. Kami memakannya selama setengah bulan, dan kemudian Abu 'Ubaida mengambil salah satu tulangnya (dan membuat lengkungan dari tulang itu) sehingga seorang penunggang dapat dengan mudah melewatinya."