Bab Shalat Menuju Harbah

HR. Al-Bukhari no. 498Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، أَخْبَرَنِي نَافِعٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ يُرْكَزُ لَهُ الْحَرْبَةُ فَيُصَلِّي إِلَيْهَا.

Cara baca (latin)

haddatsana musaddadun, qala haddatsana yahya, an ubaydi allahi, akhbarani nafiun, an abdi allahi, anna annabiyya kana yurkazu lahu alharbahu fayushalli ilayha.

Diriwayatkan bahwa Abdullah berkata: "Nabi ﷺ biasa menancapkan Harbah di depannya (sebagai sutrah) dan shalat menghadapnya."

Belajar nahwu 6 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Nabi ﷺ biasa menancapkan Harbah di depannya (sebagai sutrah) dan shalat menghadapnya.

1/6

كَانَ

adalah (menunjukkan kebiasaan di masa lalu)

Fi'il kata kerja

Fi'il madhi naqish yang menunjukkan makna 'adalah' atau 'telah menjadi', berfungsi sebagai fi'il yang membutuhkan isim dan khabar. Di sini menunjukkan kebiasaan yang berlangsung di masa lalu.

Analisis dibantu AI.