Shahih Al-Bukhari · Kitab Tafsir · No. 4966

Bab

Shahih

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّهُ قَالَ فِي الْكَوْثَرِ هُوَ الْخَيْرُ الَّذِي أَعْطَاهُ اللَّهُ إِيَّاهُ‏.‏ قَالَ أَبُو بِشْرٍ قُلْتُ لِسَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ فَإِنَّ النَّاسَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُ نَهَرٌ فِي الْجَنَّةِ‏.‏ فَقَالَ سَعِيدٌ النَّهَرُ الَّذِي فِي الْجَنَّةِ مِنَ الْخَيْرِ الَّذِي أَعْطَاهُ اللَّهُ إِيَّاهُ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Yaqub bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Husyaim, telah menceritakan kepada kami Abu Bishr, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibn Abbas -semoga Allah meridhoi keduanya- bahwa ia berkata tentang Al-Kauthar: "Itu adalah kebaikan yang Allah berikan kepadanya." Abu Bishr berkata: "Saya bertanya kepada Sa'id bin Jubair, 'Tetapi orang-orang mengklaim bahwa itu adalah sungai di surga.'" Sa'id menjawab: "Sungai yang ada di surga adalah bagian dari kebaikan yang Allah berikan kepadanya."