Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Bukhari No. 4797 tentang Cara bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah dalil utama tentang tata cara bershalawat kepada Nabi ﷺ. Ketika para sahabat bertanya bagaimana cara bershalawat, Nabi ﷺ mengajarkan lafazh yang mulia, yaitu memohon kepada Allah agar memberikan rahmat dan keberkahan kepada beliau dan keluarganya, sebagaimana Allah memberikan rahmat dan keberkahan kepada keluarga Nabi Ibrahim 'alaihis salam. Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan Nabi ﷺ dan bagaimana kita diperintahkan untuk mendoakan beliau dengan doa yang diajarkan langsung oleh beliau.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an:

Allah ﷻ berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."

(QS. Al-Ahzab [33]: 56)

Hadits:

Hadits yang Anda sebutkan diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Tafsir, Bab Firman-Nya: "Innallaha wa malaikatahu yushalluna 'alan nabiyy..." dari Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu.

Kaitan dengan Ulama:

Para ulama dari kalangan sahabat, tabi'in, dan imam-imam besar telah membahas masalah ini. Imam Al-Bukhari sendiri menempatkan hadits ini dalam kitab tafsirnya untuk menjelaskan makna ayat di atas. Para ulama seperti Imam Asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal menjadikan hadits ini sebagai dalil utama dalam masalah shalawat, bahkan Imam Asy-Syafi'i berpendapat bahwa membaca shalawat dalam tasyahhud akhir hukumnya wajib berdasarkan hadits ini.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa pelajaran penting:

1. Makna Shalawat dari Allah dan dari Makhluk

Para ulama menjelaskan bahwa shalawat dari Allah kepada Nabi ﷺ berarti pujian dan penghormatan-Nya kepada beliau di hadapan para malaikat. Sedangkan shalawat dari malaikat berarti doa, dan shalawat dari umatnya berarti doa dan permohonan ampunan serta rahmat.

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abul 'Aliyah bahwa ia berkata: "Shalawat Allah kepada Nabi-Nya adalah pujian-Nya kepada beliau di sisi para malaikat. Sedangkan shalawat malaikat adalah doa." (Disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari)

2. Pertanyaan Para Sahabat

Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu menceritakan bahwa para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, kami sudah tahu bagaimana cara memberi salam kepadamu (yaitu dengan mengucapkan 'Assalamu'alaika ayyuhan nabiyyu...' dalam tasyahhud), tetapi bagaimana cara kami bershalawat untukmu?"

Ini menunjukkan adab para sahabat yang sangat ingin tahu cara beribadah yang benar. Mereka tidak berani beribadah kecuali dengan tuntunan langsung dari Nabi ﷺ.

3. Jawaban Nabi ﷺ

Nabi ﷺ mengajarkan lafazh yang sangat agung:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

"Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

4. Hikmah Penyebutan Keluarga Ibrahim

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim 'alaihis salam adalah imam bagi umat manusia dan Allah telah memberikan kepadanya kedudukan yang sangat tinggi. Dengan menyerupakan shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan shalawat kepada keluarga Ibrahim, ini menunjukkan bahwa Allah akan memberikan kedudukan yang mulia kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagaimana yang diberikan kepada Nabi Ibrahim.

5. Hukum Membaca Shalawat

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum membaca shalawat dalam tasyahhud akhir:

  • Imam Asy-Syafi'i dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad berpendapat bahwa membaca shalawat dalam tasyahhud akhir hukumnya wajib. Ini berdasarkan perintah dalam ayat dan hadits ini.
  • Imam Abu Hanifah dan Imam Malik berpendapat bahwa hukumnya sunnah (bukan wajib), namun sangat dianjurkan.

Pendapat yang lebih kuat -wallahu a'lam- adalah pendapat Imam Asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bahwa membaca shalawat dalam tasyahhud akhir hukumnya wajib, karena perintah dalam ayat tersebut bersifat mutlak dan tidak ada dalil yang mengkhususkannya.

6. Makna "Al" (Keluarga) dalam Hadits

Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "Al Muhammad" adalah pengikut-pengikut Nabi ﷺ dari kalangan mukminin, atau keluarga beliau yang diharamkan menerima zakat. Namun dalam konteks doa ini, maknanya lebih umum, mencakup keluarga dan pengikut beliau yang beriman.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal sangat memperhatikan masalah shalawat ini. Beliau berkata: "Aku memohon kepada Allah agar menjadikan hatiku selalu sibuk dengan shalawat kepada Nabi ﷺ." Ketika ditanya mengapa, beliau menjawab: "Karena aku tidak tahu doa apa yang akan diangkat kepada Allah dari amalanku, maka aku ingin agar yang diangkat adalah shalawat kepada Nabi ﷺ."

Ini menunjukkan kecintaan para ulama salaf kepada Nabi ﷺ dan perhatian mereka yang sangat besar terhadap ibadah yang agung ini.

Kesimpulan Praktis

  1. Bershalawatlah kepada Nabi ﷺ dengan lafazh yang diajarkan beliau, terutama dalam tasyahhud akhir setiap shalat.
  2. Perbanyak shalawat di luar shalat, terutama di hari Jumat, karena Nabi ﷺ bersabda bahwa shalawat akan disampaikan kepadanya.
  3. Ajarkan lafazh shalawat ini kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita, sebagaimana Nabi ﷺ mengajarkannya kepada para sahabat.
  4. Teladani adab para sahabat yang tidak beribadah kecuali dengan tuntunan, dan tidak bertanya kecuali untuk kebaikan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.