Penjelasan Hadits Bukhari No. 4171 tentang Baiat di bawah pohon pada Perjanjian Hudaibiyah

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah salah satu bukti sejarah yang sangat agung tentang keutamaan para sahabat Nabi ﷺ yang ikut serta dalam Bai'at Ridwan di bawah pohon pada peristiwa Hudaibiyah. Hadits ini menunjukkan bahwa Thabit bin Ad-Dahhak radhiyallahu 'anhu adalah salah seorang sahabat yang termasuk dalam rombongan yang dibaiat oleh Nabi ﷺ, dan Allah Ta'ala meridhai mereka. Ini adalah kabar gembira dan kemuliaan besar yang Allah berikan kepada mereka.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam Al-Bukhari:

Teks hadits yang Anda sebutkan adalah bagian dari sanad (rantai periwayatan) yang sampai kepada sahabat Thabit bin Ad-Dahhak radhiyallahu 'anhu. Imam Al-Bukhari meriwayatkannya dalam Shahih-nya, Kitab Al-Maghazi, Bab Perang Hudaibiyah, no. 4171. Sanadnya bersambung dari Abu Qilabah (Abdullah bin Zaid Al-Jarmi), dari Thabit bin Ad-Dahhak.

Dalil Al-Qur'an tentang Bai'at Ridwan:

Allah Ta'ala berfirman dalam QS. Al-Fath [48]: 18:

لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا

"Sungguh, Allah telah meridhai orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad) di bawah pohon, dan Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu Dia memberikan ketenangan atas mereka dan memberi balasan dengan kemenangan yang dekat."

Kaitan dengan Ulama:

Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim menjelaskan bahwa ayat ini adalah pujian dari Allah kepada para sahabat yang ikut baiat, dan bahwa Allah meridhai mereka serta memberitahukan keridhaan-Nya kepada mereka. Beliau juga menukil bahwa jumlah mereka sekitar 1.400 orang atau 1.500 orang.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan bahwa Bai'at Ridwan terjadi pada tahun ke-6 Hijriah, ketika Rasulullah ﷺ keluar menuju Makkah untuk berumrah, namun dihalangi oleh kaum Quraisy. Ketika tersiar kabar bahwa Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu yang diutus sebagai utusan telah dibunuh oleh kaum Quraisy, Rasulullah ﷺ memanggil para sahabat untuk berbaiat di bawah sebatang pohon (As-Samurah) di daerah Hudaibiyah. Baiat ini adalah janji untuk tidak lari dari medan perang dan siap berperang sampai mati demi membela agama Allah.

Imam An-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa Bai'at Ridwan adalah salah satu keutamaan besar bagi para sahabat yang hadir. Mereka semua dijamin masuk surga berdasarkan nash Al-Qur'an dan hadits-hadits shahih.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Al-Arba'in pernah menyebutkan bahwa peristiwa ini menunjukkan ketaatan para sahabat yang total kepada Rasulullah ﷺ. Mereka tidak ragu sedikit pun untuk berbaiat di atas kematian, karena keyakinan mereka yang kuat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Hadits yang diriwayatkan oleh Thabit bin Ad-Dahhak ini adalah salah satu bukti bahwa beliau termasuk dalam golongan yang mendapat kabar gembira tersebut. Ini adalah kehormatan yang tidak bisa dibandingkan dengan apa pun di dunia ini.

Story Telling

Dikisahkan bahwa ketika Rasulullah ﷺ memanggil para sahabat untuk berbaiat, beliau bersabda: "Ini adalah tangan Allah di atas tangan mereka." Maka berduyun-duyunlah para sahabat, satu per satu, meletakkan tangan mereka di atas tangan beliau sebagai tanda kesetiaan. Di antara mereka ada seorang sahabat yang bernama Al-Hajjaj bin 'Ilath radhiyallahu 'anhu, yang saat itu baru masuk Islam. Beliau berkata: "Wahai Rasulullah, aku memiliki harta dan keluarga di Makkah. Aku ingin engkau mengizinkan aku untuk tidak ikut baiat ini, agar aku bisa kembali dan mengambil hartaku." Maka Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak, engkau harus berbaiat seperti yang lainnya. Dan Allah akan menjaga harta dan keluargamu." Maka Al-Hajjaj pun berbaiat. Kisah ini menunjukkan bahwa baiat ini adalah baiat yang agung, dan semua sahabat yang hadir mendapat keutamaan yang sama, termasuk Thabit bin Ad-Dahhak yang meriwayatkan hadits ini.

Kesimpulan Praktis

  1. Meyakini keutamaan para sahabat yang ikut Bai'at Ridwan, karena Allah sendiri yang meridhai mereka.
  2. Meneladani ketaatan para sahabat dalam berbaiat kepada Rasulullah ﷺ, yaitu ketaatan yang total tanpa ragu.
  3. Menjaga lisan dari mencela para sahabat, karena mereka adalah generasi terbaik umat ini.
  4. Bersyukur atas nikmat Islam yang sampai kepada kita melalui perjuangan mereka.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?