Bab Tanda-tanda Kenabian dalam Islam
Shahih
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ حَنْظَلَةَ بْنِ الْغَسِيلِ، حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ بِمِلْحَفَةٍ قَدْ عَصَّبَ بِعِصَابَةٍ دَسْمَاءَ، حَتَّى جَلَسَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ " أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ النَّاسَ يَكْثُرُونَ وَيَقِلُّ الأَنْصَارُ، حَتَّى يَكُونُوا فِي النَّاسِ بِمَنْزِلَةِ الْمِلْحِ فِي الطَّعَامِ، فَمَنْ وَلِيَ مِنْكُمْ شَيْئًا يَضُرُّ فِيهِ قَوْمًا، وَيَنْفَعُ فِيهِ آخَرِينَ، فَلْيَقْبَلْ مِنْ مُحْسِنِهِمْ، وَيَتَجَاوَزْ عَنْ مُسِيئِهِمْ ". فَكَانَ آخِرَ مَجْلِسٍ جَلَسَ بِهِ النَّبِيُّ ﷺ.
Ibnu Abbas رضي الله عنهما berkata: Rasulullah ﷺ keluar dalam sakitnya yang menyebabkan beliau wafat, dengan dibalut kain dan kepalanya dibalut dengan perban berminyak. Beliau duduk di atas mimbar, memuji dan mengagungkan Allah, kemudian berkata, "Sekarang, manusia akan semakin banyak tetapi para Anshar akan semakin sedikit, sehingga mereka, dibandingkan dengan manusia, akan seperti garam dalam makanan. Maka, jika ada di antara kalian yang mengambil alih kekuasaan yang bisa menguntungkan sebagian orang atau merugikan sebagian lainnya, hendaklah ia menerima kebaikan dari orang-orang baik mereka (yaitu Anshar) dan memaafkan kesalahan orang-orang yang berbuat salah." Itu adalah pertemuan terakhir yang dihadiri oleh Nabi ﷺ.