Penjelasan Hadits Bukhari No. 3598 tentang Bab Tanda-Tanda Kenabian dalam Islam

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini berisi peringatan keras dari Nabi ﷺ tentang tanda kiamat besar, yaitu terbukanya tembok Ya'juj dan Ma'juj. Beliau juga mengajarkan bahwa siksa Allah bisa menimpa suatu negeri meskipun di dalamnya ada orang saleh jika keburukan (dosa dan kemaksiatan) sudah merajalela. Ini menjadi pelajaran untuk tidak lengah terhadap dosa dan selalu bertaubat.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur’an yang terkait:

  1. QS. Al-Anbiya’ [21]: 96

نص الآية:

حَتَّىٰٓ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍ يَنسِلُونَ

Terjemahan: “Hingga apabila dibuka (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dari seluruh tempat yang tinggi (dengan cepat).”

  1. QS. Al-Kahfi [18]: 94–99 (kisah Dzulqarnain dan pembuatan tembok untuk menahan Ya’juj dan Ma’juj). Ayat 99:

نص الآية:

وَتَرَكْنَا بَعْضَهُمْ يَوْمَئِذٍ يَمُوجُ فِى بَعْضٍۢ ۖ وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَجَمَعْنَـٰهُمْ جَمْعًا

Terjemahan: “Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya’juj dan Ma’juj) berbaur antara satu sama lain, lalu ditiup sangkakala, maka Kami kumpulkan mereka semuanya.”

Hadits:

Hadits shahih riwayat Al-Bukhari (no. 3598) dari Zainab binti Jahsy radhiyallahu ‘anha, sebagaimana teks di atas.

Penjelasan ulama:

  • Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam Fath al-Bari (Kitab al-Manaqib, bab ‘Alamat an-Nubuwwah) menjelaskan bahwa hadits ini termasuk berita ghaib yang menjadi bukti kenabian. Nabi ﷺ mengabarkan bahwa pada zamannya telah terbuka celah pada tembok Ya’juj dan Ma’juj sekecil lingkaran ibu jari dan telunjuk, yang menjadi awal kebinasaan manusia.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (Kitab al-Fitan) juga membahas hadits serupa dan menekankan bahwa meskipun Ya’juj dan Ma’juj belum keluar secara besar-besaran, terbukanya celah itu adalah tanda dekatnya kiamat.
  • Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa an-Nihayah (Kisah Ya’juj dan Ma’juj) menafsirkan bahwa “terbuka” berarti tembok mulai retak dan akan semakin besar hingga akhir zaman.

Penjelasan Rinci

Hadits ini diriwayatkan oleh Az-Zuhri dari ‘Urwah bin az-Zubair dari Zainab binti Abi Salamah dari Ummu Habibah dari Zainab binti Jahsy. Tiga sahabat wanita yang meriwayatkannya menunjukkan kuatnya sanad.

Pertama: “Fazi‘an” – keadaan Nabi ﷺ yang ketakutan.

Ungkapan “fazian” bukan karena takut secara fisik, melainkan ekspresi keterkejutan dan peringatan besar atas suatu perkara yang sangat penting. Sebagaimana dijelaskan oleh Imam al-Bukhari sendiri dalam bab “Tanda-tanda kenabian”, hal ini menunjukkan bahwa beliau mendapat wahyu atau ilham tentang bahaya besar yang mengancam umat manusia.

Kedua: “Laa ilaaha illallah, wailun lil ‘arabi min syarrin qad iqtaraba.”

Beliau memulai dengan kalimat tauhid sebagai bentuk perlindungan dan kesadaran bahwa hanya Allah yang bisa menyelamatkan. “Celaka bagi orang Arab karena keburukan yang telah dekat” – para ulama seperti Ibnu Hajar menafsirkan bahwa yang dimaksud adalah fitnah besar yang akan menimpa jazirah Arab dan seluruh dunia akibat munculnya kejahatan Ya’juj dan Ma’juj.

Ketiga: “Futiha al-yawma min radmi Ya’juj wa Ma’juj mitslu hadza.”

Nabi ﷺ membuat lingkaran dengan ibu jari dan telunjuk. Ini menunjukkan bahwa tembok yang dibangun Dzulqarnain telah terbuka sebesar lingkaran tersebut. Imam an-Nawawi mengatakan bahwa pembukaan ini adalah isyarat awal; pembukaan total akan terjadi di akhir zaman, ketika Allah memerintahkan Ya’juj dan Ma’juj keluar dan merusak bumi (HR. Muslim).

Keempat: Pertanyaan Zainab dan jawaban Nabi.

Zainab bertanya: “Apakah kita akan binasa padahal di antara kita ada orang-orang saleh?”

Beliau menjawab: “Ya, jika keburukan sudah banyak.”

Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari menjelaskan bahwa “al-khabats” berarti kemaksiatan dan kefasikan yang menyebar luas. Ketika dosa sudah dominan, azab bisa menimpa secara umum. Namun Allah tidak akan mengazab orang saleh tanpa memberikan jalan keluar. Dalam hadits lain, orang saleh akan diwafatkan oleh Allah sebelum azab turun (HR. Muslim). Atau mereka ikut merasakan dampak di dunia tetapi mendapat pahala syahid di akhirat. Hal ini dikuatkan oleh Imam al-Qurthubi (walaupun tidak dalam daftar, namun diperkuat oleh ulama sezaman seperti Ibn Rajab dalam Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam yang menegaskan bahwa keberadaan orang saleh tidak otomatis menghalangi hukuman umum jika kemungkaran dianggap remeh oleh kebanyakan orang.

Story Telling

Kisah Zainab binti Jahsy – cerdas dan bertanya soal keselamatan.

Zainab radhiyallahu ‘anha adalah putri bibi Nabi ﷺ (Umayyah binti Abdul Muthalib). Beliau pernah dinikahi oleh Nabi atas perintah Allah setelah Zaid bin Haritsah menceraikannya.

Suatu hari, ketika melihat Nabi ﷺ masuk dengan wajah penuh kekhawatiran, Zainab tidak takut untuk bertanya langsung: “Ya Rasulullah, apakah kita akan binasa meskipun di antara kita ada orang saleh?”

Pertanyaan ini menunjukkan sifat kritis dan keinginan tahu seorang mukmin. Jawaban Nabi mengajarkan bahwa amal saleh perorangan tidak cukup menyelamatkan suatu masyarakat jika kemungkaran sudah merajalela. Maka setiap muslim wajib beramar ma’ruf nahi mungkar, bukan hanya berfokus pada ibadah pribadi.

Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa para sahabat tidak hanya menerima hadits secara pasif, tetapi bertanya untuk memahami hukum dan hikmah di balik peristiwa besar.

Kesimpulan Praktis

  1. Jadikan peringatan Nabi ﷺ sebagai pengingat untuk tidak terlena dengan kenikmatan dunia.
  2. Jangan sombong dan merasa aman dari azab hanya karena ada ulama, guru, atau orang saleh di sekitar kita. Ujian bisa menyeluruh jika maksiat menyebar.
  3. Perbaiki diri dan lingkungan dengan amar ma’ruf nahi mungkar. Jika mampu, nasihati mereka yang berbuat maksiat dengan cara yang baik.
  4. Perbanyak taubat dan istighfar, serta berlindung kepada Allah dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj yang akan datang.
  5. Tetap berjamaah dan bergaul dengan orang saleh agar bisa saling mengingatkan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur’an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?