Bab
Shahih
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " إِنَّهُ قَدْ كَانَ فِيمَا مَضَى قَبْلَكُمْ مِنَ الأُمَمِ مُحَدَّثُونَ، وَإِنَّهُ إِنْ كَانَ فِي أُمَّتِي هَذِهِ مِنْهُمْ، فَإِنَّهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ ".
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Di antara umat-umat yang telah berlalu sebelum kalian, ada yang disebut 'Muhaddithun' (yaitu orang-orang yang dapat menebak hal-hal yang kemudian menjadi kenyataan, seolah-olah mereka diilhami oleh kekuatan ilahi), dan jika ada orang semacam itu di antara umatku, maka dia adalah Umar bin Al-Khattab."