Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Bukhari No. 3448 tentang Turunnya Nabi Isa dan keadilannya di akhir zaman

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah kabar gembira dari Nabi ﷺ tentang turunnya Nabi Isa 'alaihis salam di akhir zaman. Beliau akan turun sebagai hakim yang adil, bukan sebagai nabi baru, melainkan mengikuti syariat Nabi Muhammad ﷺ. Turunnya beliau menandai tegaknya keadilan, hancurnya simbol-simbol kesyirikan, dan melimpahnya harta sehingga tidak ada yang mau menerimanya. Ini adalah salah satu tanda dekatnya hari kiamat yang wajib kita imani.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam Al-Bukhari:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Hadis Para Nabi, Bab Turunnya Isa bin Maryam, no. 3448, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Lafadz haditsnya:

"وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَيُوشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا عَدْلاً، فَيَكْسِرَ الصَّلِيبَ، وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيرَ، وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ، وَيَفِيضَ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ، حَتَّى تَكُونَ السَّجْدَةُ الْوَاحِدَةُ خَيْرًا مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا"

Ayat Al-Qur'an yang terkait:

Allah Ta'ala berfirman dalam QS. An-Nisa' [4]: 159:

وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

"Dan tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi terhadap mereka."

Penjelasan Ulama tentang Ayat Ini:

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya menjelaskan bahwa makna ayat ini adalah bahwa tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) kecuali akan beriman kepada Isa 'alaihis salam sebelum kematiannya, yaitu ketika Isa turun di akhir zaman. Pada saat itu, seluruh Ahli Kitab akan beriman kepadanya, dan iman pada saat itu adalah iman yang diterima karena Isa turun sebagai pengikut syariat Muhammad ﷺ.

Penjelasan Rinci

1. Makna "Hakaman 'Adlan" (حَكَمًا عَدْلاً)

Para ulama menjelaskan bahwa Nabi Isa 'alaihis salam akan turun bukan sebagai nabi yang membawa syariat baru, melainkan sebagai hakim yang adil yang menerapkan syariat Nabi Muhammad ﷺ. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa Isa akan memutuskan perkara dengan syariat Islam, dan ini menunjukkan bahwa syariat Nabi Muhammad ﷺ tetap berlaku hingga hari kiamat.

2. Mematahkan Salib dan Membunuh Babi

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menjelaskan bahwa tindakan Isa mematahkan salib adalah penghancuran simbol agama Nasrani yang telah menyimpang, karena mereka menjadikan salib sebagai sesembahan. Adapun membunuh babi adalah karena babi adalah binatang yang diharamkan dalam syariat Islam, dan ini menunjukkan bahwa Isa akan menghapus sisa-sisa syariat yang telah diubah dan diganti dengan syariat Islam yang sempurna.

3. Menghapus Jizyah

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa setelah Isa turun, tidak ada lagi jizyah yang diterima dari Ahli Kitab, karena seluruh manusia akan masuk Islam. Tidak ada lagi orang kafir yang membayar jizyah, karena semua telah beriman. Ini menunjukkan bahwa agama Islam akan menang di seluruh muka bumi.

4. Melimpahnya Harta

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di menjelaskan bahwa pada masa itu harta akan melimpah ruah, bahkan tidak ada seorang pun yang mau menerima sedekah atau zakat karena semua orang telah berkecukupan. Ini adalah tanda kemakmuran yang luar biasa di akhir zaman.

5. Satu Sujud Lebih Baik dari Dunia

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani menjelaskan bahwa pada masa itu, nilai ibadah menjadi sangat agung karena dekatnya hari kiamat dan sedikitnya orang yang beramal. Satu sujud yang dilakukan dengan ikhlas pada masa itu lebih baik daripada seluruh dunia dan isinya, karena dunia akan segera berakhir dan tidak ada gunanya mengejar dunia.

6. Kaitan dengan Ayat QS. An-Nisa' [4]: 159

Imam Ibnu Katsir menukil pendapat bahwa makna "sebelum kematiannya" adalah sebelum kematian Isa, yaitu ketika Isa turun di akhir zaman. Pada saat itu, seluruh Ahli Kitab akan beriman kepadanya. Ini juga dikuatkan oleh perkataan Abu Hurairah yang mengaitkan hadits ini dengan ayat tersebut.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa ketika Nabi Isa 'alaihis salam diangkat ke langit, para pengikutnya yang setia tetap berpegang pada ajaran tauhid. Namun setelah beberapa generasi, ajaran mereka mulai diselewengkan. Mereka menjadikan Isa sebagai anak Tuhan, mengubah hari ibadah, dan menghalalkan yang diharamkan.

Di akhir zaman nanti, Isa akan turun kembali ke bumi. Ia akan membersihkan segala penyelewengan itu. Ia akan shalat di belakang imam dari umat Muhammad ﷺ, menunjukkan bahwa ia tunduk kepada syariat Nabi Muhammad. Ia akan mematahkan salib yang selama ini disembah, membunuh babi yang dihalalkan oleh kaumnya, dan mengajak seluruh manusia kepada tauhid yang murni.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa agama yang benar adalah agama yang dibawa oleh para nabi sejak Adam hingga Muhammad ﷺ, yaitu agama tauhid. Tidak ada nabi yang membawa ajaran syirik, dan semua nabi bersaudara dalam satu agama yang sama.

Kesimpulan Praktis

  1. Wajib mengimani turunnya Nabi Isa 'alaihis salam di akhir zaman sebagai salah satu tanda kiamat kubra.
  2. Isa turun sebagai pengikut syariat Nabi Muhammad ﷺ, bukan membawa syariat baru.
  3. Turunnya Isa menandakan kemenangan Islam dan tegaknya keadilan di muka bumi.
  4. Menjauhi perbuatan syirik dan bid'ah, karena Isa sendiri akan menghancurkan simbol-simbol kesyirikan.
  5. Memperbanyak ibadah dan ketaatan, karena nilai satu sujud di akhir zaman sangatlah agung.
  6. Tidak terpedaya dengan dunia, karena dunia akan segera berakhir dan yang tersisa hanyalah amal shalih.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.