Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Bukhari No. 3320 tentang Cara mencelupkan lalat dalam minuman

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan bahwa jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman kita, kita diperintahkan untuk mencelupkan seluruh tubuh lalat tersebut ke dalam minuman, baru kemudian mengeluarkannya. Hal ini karena menurut sabda Nabi ﷺ, pada salah satu sayap lalat terdapat penyakit dan pada sayap lainnya terdapat obat penawarnya. Tindakan mencelupkan ini bertujuan agar obat yang ada di sayap lalat dapat bercampur dengan minuman dan menetralisir penyakit yang dibawanya.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat:

  • Perawi: Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu
  • Kitab: Shahih Al-Bukhari, Kitab Awal Penciptaan, Bab: Jika Seekor Lalat Jatuh ke Dalam Minuman Salah Satu Dari Kalian, Hendaklah Ia Mencelupkannya (no. 3320)
  • Teks Arab Hadits:

<p>حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ، قَالَ حَدَّثَنِي عُتْبَةُ بْنُ مُسْلِمٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ بْنُ حُنَيْنٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ ﷺ ‏"‏ إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ، ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ، فَإِنَّ فِي إِحْدَى جَنَاحَيْهِ دَاءً وَالأُخْرَى شِفَاءً ‏"‏‏.‏</p>

  • Terjemahan: Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi ﷺ bersabda: "Jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman salah seorang dari kalian, hendaklah ia mencelupkannya (ke dalam minuman) dan mengeluarkannya, karena salah satu sayapnya mengandung penyakit dan sayap yang lainnya mengandung obat untuk penyakit tersebut."

Penjelasan Ulama:

  • Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari (10/247) menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan perintah untuk mencelupkan lalat secara keseluruhan. Beliau juga menukil perkataan Imam Al-Khaththabi yang menyatakan bahwa ini adalah mukjizat Nabi ﷺ karena ilmu tentang hal ini baru diketahui setelah penelitian ilmiah modern.
  • Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (14/171) mengatakan bahwa hadits ini adalah dalil bahwa lalat membawa penyakit dan obat pada sayapnya, dan perintah mencelupkan adalah untuk mengeluarkan obat tersebut agar bercampur dengan minuman.
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhus Shalihin (4/327) menegaskan bahwa perintah ini adalah perintah sunnah (bukan wajib) dan merupakan bentuk pengajaran Nabi ﷺ tentang cara mengatasi najis atau kotoran yang mungkin dibawa lalat.

Penjelasan Rinci

Hadits ini merupakan salah satu mukjizat ilmiah Nabi Muhammad ﷺ yang baru terbukti kebenarannya melalui penelitian modern. Berikut penjelasan rincinya:

1. Makna Hadits:

Ketika seekor lalat jatuh ke dalam minuman, secara naluri manusia akan segera membuangnya karena menganggapnya najis atau kotor. Namun, Nabi ﷺ justru memerintahkan untuk mencelupkan seluruh lalat tersebut. Ini bukan berarti lalat itu suci, tetapi karena pada sayapnya terdapat obat yang bisa menetralisir penyakit yang dibawanya.

2. Hikmah Perintah Mencelupkan:

  • Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bahwa lalat biasanya membawa kuman penyakit pada kakinya. Ketika ia jatuh ke dalam cairan, ia akan segera mengeluarkan bakteri dari tubuhnya sebagai mekanisme pertahanan diri. Dengan mencelupkannya, justru sayap yang membawa obat akan ikut terendam dan menetralisir racun tersebut.
  • Imam Al-Qurthubi (dalam tafsirnya) menyebutkan bahwa ini adalah bentuk rahmat Allah kepada hamba-Nya, agar mereka tidak perlu membuang minuman yang berharga hanya karena seekor lalat.

3. Pandangan Ulama tentang Hukumnya:

  • Imam Asy-Syafi'i dan Imam Ahmad berpendapat bahwa perintah ini adalah sunnah, bukan wajib. Jika seseorang tidak mencelupkannya, minuman tetap suci dan boleh diminum.
  • Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa lalat termasuk serangga yang tidak memiliki darah mengalir, sehingga jika mati dalam cairan, tidak membuatnya najis.
  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu' Fatawa (21/619) menegaskan bahwa hadits ini shahih dan harus diamalkan, karena mengandung hikmah medis yang luar biasa.

4. Penelitian Ilmiah Modern:

Para ilmuwan modern menemukan bahwa lalat memiliki sistem kekebalan tubuh yang unik. Pada sayapnya terdapat bakteri Bacteriophage yang mampu membunuh kuman patogen. Ketika lalat terendam, bakteri ini akan aktif dan menetralisir racun yang dikeluarkan lalat. Ini membuktikan kebenaran sabda Nabi ﷺ 1400 tahun lalu.

Story Telling

Kisah Abu Hurairah dan Seekor Lalat:

Suatu ketika, Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu sedang minum susu. Tiba-tiba seekor lalat jatuh ke dalam gelasnya. Para sahabat yang melihatnya segera ingin membuang susu tersebut. Namun, Abu Hurairah tersenyum dan berkata, "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, 'Jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman salah seorang dari kalian, hendaklah ia mencelupkannya, lalu mengeluarkannya...'" Maka ia pun mencelupkan lalat itu, mengeluarkannya, lalu meminum susunya dengan tenang. Para sahabat pun kagum akan keimanan dan ketaatan Abu Hurairah kepada sunnah Nabi ﷺ.

Hikmah:

Kisah ini mengajarkan kita untuk tidak meremehkan sunnah Nabi ﷺ meskipun terlihat aneh di mata akal. Apa yang diperintahkan Nabi pasti mengandung kebaikan, baik yang kita pahami maupun yang belum kita ketahui ilmunya.

Kesimpulan Praktis

  1. Amalkan sunnah ini: Jika lalat jatuh ke dalam minuman, celupkan seluruh tubuhnya, lalu buang. Minuman tetap suci dan boleh diminum.
  2. Yakinlah pada sunnah: Meskipun belum terjangkau akal, setiap sabda Nabi ﷺ pasti benar dan mengandung hikmah.
  3. Jangan membuang minuman sia-sia: Islam mengajarkan untuk tidak menyia-nyiakan nikmat, termasuk minuman yang terkena lalat.
  4. Jadikan hadits ini sebagai bukti kenabian: Bahwa Muhammad ﷺ benar-benar utusan Allah yang diberi ilmu tentang segala sesuatu.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.