Bab Sifat Matahari dan Bulan
Shahih
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ، وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَصَلُّوا ".
Dari Abu Mas'ud, Nabi ﷺ bersabda: "Matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang, tetapi keduanya adalah dua tanda di antara tanda-tanda Allah. Jadi, jika kalian melihatnya, lakukanlah shalat (gerhana)."