Bab Jizyah dan Perjanjian dengan Ahli Perang
Shahih
haddatsana abu alyamani, akhbarana syuaybun, ani azzuhriyyi, qala haddatsani urwahu ibnu azzubayri, ani almiswari ibni makhramaha, annahu akhbarahu anna amraw ibna awfin alanshariyya wahwa halifun libani amiri ibni luain wakana syahida badran akhbarahu anna rasula allahi baatsa aba ubaydaha ibna aljarrahi ila albahrayni yati bijizyatiha, wakana rasulu allahi huwa shalaha ahla albahrayni waammara alayhimu alalaa ibna alhadhramiyyi, faqadima abu ubaydaha bimalin mina albahrayni, fasamiati alansharu biqudumi abi ubaydaha fawafat shalaha asshubhi maa annabiyyi, falamma shalla bihimi alfajra ansharafa, fataarradhu lahu, fatabassama rasulu allahi hina raahum waqala " azhunnukum qad samitum anna aba ubaydaha qad jaa bisyain ". qalu ajal ya rasula allahi. qala " faabsyiru waammilu ma yasurrukum, fawaallahi la alfaqra akhsya alaykum, walakin akhsya alaykum an tubsatha alaykumu addunya kama busithat ala man kana qablakum, fatanafasuha kama tanafasuha watuhlikakum kama ahlakathum ".
Diriwayatkan dari Amr bin Auf Al-Ansari (yang merupakan sekutu Bani Amr bin Lu'ai dan termasuk yang ikut dalam Perang Badar): Rasulullah ﷺ mengutus Abu 'Ubaida bin Al-Jarrah ke Bahrain untuk mengumpulkan Jizyah. Rasulullah ﷺ telah menjalin perdamaian dengan penduduk Bahrain dan mengangkat Al-'Ala' bin Al-Hadrami sebagai gubernur mereka. Ketika Abu 'Ubaida datang dari Bahrain dengan uang, kaum Ansar mendengar kedatangan Abu 'Ubaida yang bertepatan dengan waktu shalat subuh bersama Nabi. Ketika Rasulullah ﷺ memimpin mereka dalam shalat subuh dan selesai, kaum Ansar mendekatinya, dan beliau melihat mereka dan tersenyum ketika melihat mereka dan berkata, "Aku merasa kalian telah mendengar bahwa Abu 'Ubaida telah membawa sesuatu?" Mereka menjawab, "Ya, wahai Rasulullah." Beliau berkata, "Bergembiralah dan harapkanlah apa yang akan menyenangkan kalian! Demi Allah, aku tidak takut akan kemiskinan kalian, tetapi aku takut bahwa kalian akan hidup dalam kemewahan seperti umat-umat sebelumnya, di mana kalian akan saling bersaing untuk itu, seperti mereka bersaing untuk itu, dan itu akan menghancurkan kalian seperti yang menghancurkan mereka."
Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis