Bab Tidak Dihukum dengan Siksa Allah
Shahih
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ بُكَيْرٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّهُ قَالَ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فِي بَعْثٍ فَقَالَ " إِنْ وَجَدْتُمْ فُلاَنًا وَفُلاَنًا فَأَحْرِقُوهُمَا بِالنَّارِ " ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ حِينَ أَرَدْنَا الْخُرُوجَ " إِنِّي أَمَرْتُكُمْ أَنْ تُحْرِقُوا فُلاَنًا وَفُلاَنًا، وَإِنَّ النَّارَ لاَ يُعَذِّبُ بِهَا إِلاَّ اللَّهُ، فَإِنْ وَجَدْتُمُوهُمَا فَاقْتُلُوهُمَا ".
Diriwayatkan dari Abu Huraira: Rasulullah ﷺ mengutus kami dalam sebuah misi (yaitu, satuan tentara) dan berkata, "Jika kalian menemukan si Fulan dan si Fulan, bakar keduanya dengan api." Ketika kami hendak berangkat, Rasulullah ﷺ berkata, "Aku telah memerintahkan kalian untuk membakar si Fulan dan si Fulan, dan tidak ada yang menyiksa dengan api kecuali Allah, jadi, jika kalian menemukannya, bunuhlah mereka (yaitu, jangan bakar mereka)."