Tentu, berikut penjelasan hadits tersebut sesuai format dan aturan yang telah ditetapkan.
Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menceritakan bahwa Nabi ﷺ pernah menemui para sahabat dalam keadaan menunggang kuda tanpa pelana, dengan pedang terkalung di leher/bahu beliau. Ini menunjukkan kerendahan hati, kesederhanaan, dan kesiapan beliau dalam berjihad, serta menjadi teladan bagi umat dalam hal tawadhu dan keberanian.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab Jihad dan Siyasah, Bab Mengendarai Kuda Tanpa Pelana, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu.
Teks Arab hadits:
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه اسْتَقْبَلَهُمُ النَّبِيُّ ﷺ عَلَى فَرَسٍ عُرْىٍ، مَا عَلَيْهِ سَرْجٌ، فِي عُنُقِهِ سَيْفٌ.
Terjemahan: "Dari Anas: Nabi ﷺ menemui mereka (yaitu orang-orang) sementara beliau menunggang kuda tanpa pelana dengan pedang terkalung di bahunya."
Hadits ini juga memiliki kaitan dengan ayat Al-Qur'an tentang kesederhanaan dan tawadhu, di antaranya:
QS. Al-Furqan [25]: 63
وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
Terjemahan: "Dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan."
Ayat ini menunjukkan akhlak mulia, namun hadits yang kita bahas lebih spesifik menunjukkan kesederhanaan Nabi ﷺ dalam berjihad.
Penjelasan Rinci
Hadits ini menggambarkan Nabi ﷺ dalam keadaan menunggang kuda tanpa pelana (سَرْجٌ), yang menunjukkan kesederhanaan dan tidak berlebihan dalam urusan dunia, bahkan dalam situasi jihad. Pedang yang terkalung di leher/bahu beliau menunjukkan kesiapan untuk berperang dan melindungi umat.
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan bolehnya menunggang kuda tanpa pelana, dan bahwa Nabi ﷺ tidak selalu menggunakan perlengkapan mewah dalam berjihad. Ini juga menunjukkan kerendahan hati beliau, karena beliau tidak merasa perlu tampil dengan segala kemewahan di hadapan para sahabat.
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (meskipun hadits ini dari Bukhari, beliau juga membahas riwayat serupa) menyebutkan bahwa menunggang kuda tanpa pelana bisa jadi karena situasi darurat atau untuk menunjukkan kesederhanaan. Ini juga menunjukkan bahwa Nabi ﷺ adalah sosok yang sangat dekat dengan para sahabat, tidak berjarak, dan tidak sombong.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin menambahkan bahwa hadits ini mengajarkan kita untuk tidak berlebihan dalam urusan dunia, terutama dalam hal perlengkapan perang. Yang terpenting adalah kesiapan dan niat yang benar, bukan kemewahan alat.
Adapun perbedaan pendapat di antara ulama tentang hukum menunggang kuda tanpa pelana: sebagian ulama seperti Imam Ahmad bin Hanbal membolehkan secara mutlak, sementara sebagian lain memakruhkan jika tanpa kebutuhan. Namun, yang paling kuat adalah pendapat yang membolehkan, karena Nabi ﷺ sendiri melakukannya, dan ini menunjukkan keutamaan tawadhu.
Story Telling
Dikisahkan bahwa suatu ketika Nabi ﷺ sedang berada di tengah para sahabat, lalu beliau datang dengan menunggang kuda tanpa pelana, pedang terkalung di bahu. Para sahabat melihat betapa sederhananya beliau, padahal beliau adalah pemimpin umat. Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu yang meriwayatkan hadits ini adalah pelayan Nabi ﷺ selama sepuluh tahun, dan beliau menyaksikan sendiri bagaimana Nabi ﷺ tidak pernah sombong meskipun memiliki kedudukan tinggi.
Hikmahnya: Seorang pemimpin sejati tidak perlu kemewahan untuk menunjukkan wibawa. Kesederhanaan dan kesiapan adalah ciri khas orang beriman.
Kesimpulan Praktis
- Meneladani kesederhanaan Nabi ﷺ dalam segala hal, termasuk dalam berjihad.
- Tidak berlebihan dalam perlengkapan dunia, karena yang utama adalah niat dan kesiapan.
- Menumbuhkan sikap tawadhu dan tidak sombong meskipun memiliki kedudukan.
- Boleh menunggang kuda tanpa pelana jika diperlukan, dan ini bukanlah hal yang tercela.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.