Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini mengajarkan bahwa setiap sendi tubuh manusia memiliki kewajiban bersedekah setiap harinya sebagai wujud syukur kepada Allah. Salah satu bentuk sedekah yang paling utama adalah menegakkan keadilan di antara manusia, karena keadilan adalah pondasi kehidupan bermasyarakat. Hadits ini juga menunjukkan betapa luasnya pintu kebaikan dalam Islam, sehingga setiap muslim bisa bersedekah setiap hari dengan berbagai amalan.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Imam Al-Bukhari:
Teks Arab hadits (sesuai yang Anda cantumkan, dengan harakat lengkap):
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " كُلُّ سُلاَمَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ، كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيهِ الشَّمْسُ يَعْدِلُ بَيْنَ النَّاسِ صَدَقَةٌ "
Terjemahan: "Setiap sendi dari tubuh manusia adalah sedekah, setiap hari yang matahari terbit di dalamnya ada pahala sedekah bagi orang yang menegakkan keadilan di antara manusia." (HR. Al-Bukhari, no. 2707)
Ayat Al-Qur'an yang relevan:
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ
"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, dan memberi kepada kaum kerabat." (QS. An-Nahl [16]: 90)
Kaitan dengan ulama:
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa kata "سُلامَى" (sulama) berarti seluruh sendi dan tulang yang ada pada tubuh manusia. Beliau menukil pendapat para ulama bahwa jumlahnya ada 360 sendi, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim.
Penjelasan Rinci
Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini mengandung pelajaran yang sangat agung tentang syukur nikmat. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa setiap sendi tubuh manusia adalah nikmat Allah yang wajib disyukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan menggunakan tubuh tersebut untuk berbuat kebaikan, dan itu disebut sebagai "sedekah."
Pandangan Ulama tentang Makna "Sedekah" di Sini:
- Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa yang dimaksud "sedekah" di sini adalah pahala yang diperoleh dari amalan kebaikan, bukan sedekah harta secara khusus. Setiap sendi memiliki kewajiban syukur, dan syukur itu bisa berupa berbagai amalan kebaikan.
- Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan kewajiban bersedekah setiap hari untuk setiap sendi. Jika seseorang tidak mampu bersedekah harta, maka ia bisa menggantinya dengan amalan-amalan lain seperti tasbih, tahmid, takbir, tahlil, amar ma'ruf nahi mungkar, dan yang paling utama adalah menegakkan keadilan di antara manusia.
- Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa menegakkan keadilan di antara manusia adalah amalan yang sangat mulia karena manfaatnya dirasakan oleh banyak orang. Keadilan yang dimaksud bisa berupa:
- Menjadi hakim yang adil
- Menjadi saksi yang jujur
- Mendamaikan dua orang yang berselisih
- Mengembalikan hak orang yang dizalimi
- Memberikan nasihat yang benar
Perbedaan Pendapat tentang Jumlah Sendi:
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menukil bahwa para ulama berbeda pendapat tentang jumlah sendi manusia. Ada yang mengatakan 360 sendi berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim, dan ada yang mengatakan lebih sedikit. Namun yang terpenting adalah makna hadits ini, yaitu setiap anggota tubuh memiliki kewajiban syukur.
Keutamaan Menegakkan Keadilan:
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir As-Sa'di menjelaskan bahwa keadilan adalah salah satu sifat Allah yang paling agung. Allah memerintahkan keadilan dalam segala hal, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Menegakkan keadilan di antara manusia adalah salah satu bentuk ibadah yang paling dicintai Allah karena manfaatnya sangat luas.
Story Telling
Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
"Setiap sendi dari tubuh manusia wajib bersedekah setiap hari. Setiap kali matahari terbit, ada kewajiban sedekah untuk setiap sendi. Berbuat adil di antara dua orang adalah sedekah, menolong seseorang naik ke atas kendaraannya lalu mengangkatkan barangnya adalah sedekah, perkataan yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju masjid adalah sedekah, dan menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa ada seorang sahabat yang merasa keberatan karena tidak mampu melakukan semua itu. Maka Rasulullah ﷺ bersabda: "Raka'at Dhuha sudah mencukupi semua itu." (HR. Muslim)
Imam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Jami'ul Ulum wal Hikam menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan betapa mudahnya Islam. Allah tidak membebani hamba-Nya dengan kewajiban yang berat, tetapi memberikan banyak alternatif untuk meraih pahala sedekah setiap hari.
Kesimpulan Praktis
- Bersyukur dengan anggota tubuh - Gunakan setiap sendi dan anggota tubuh untuk kebaikan, bukan untuk kemaksiatan.
- Perbanyak dzikir - Tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil adalah sedekah yang mudah dilakukan setiap hari.
- Tegakkan keadilan - Jika Anda memiliki kesempatan untuk menjadi penengah, saksi, atau hakim, lakukanlah dengan adil.
- Damaikan orang yang berselisih - Mendamaikan dua orang yang bertikai adalah sedekah yang sangat besar pahalanya.
- Jangan remehkan kebaikan kecil - Perkataan baik, senyuman, menyingkirkan duri dari jalan, semua itu adalah sedekah.
- Shalat Dhuha - Jika merasa berat melakukan banyak amalan, shalat Dhuha sudah mencukupi kewajiban sedekah untuk semua sendi.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.