Bab Perkataan Nabi ﷺ: 'Jika kalian melihat hilal, maka berpuasalah, dan jika kalian melihatnya, maka berbukalah'

HR. Al-Bukhari no. 1907Shahih

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ لَيْلَةً، فَلاَ تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلاَثِينَ ".

Cara baca (latin)

haddatsana abdu allahi ibnu maslamaha, haddatsana malikun, an abdi allahi ibni dinarin, an abdi allahi ibni umara rdh allah nhm anna rasula allahi qala " assyahru tisun waisyruna laylahan, fala tashumu hatta tarawhu, fain ghumma alaykum faakmilu aliddaha tsalatsina ".

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muslimah, telah menceritakan kepada kami Malik, dari Abdullah bin Dinar, dari Abdullah bin Umar - semoga Allah meridhoi keduanya - bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Bulan itu bisa berjumlah dua puluh sembilan malam, maka janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihatnya, dan jika langit mendung, maka sempurnakanlah jumlah bulan Sya'ban menjadi tiga puluh."

Belajar nahwu 14 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Bulan itu bisa berjumlah dua puluh sembilan malam, maka janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihatnya, dan jika langit mendung, maka sempurnakanlah jumlah bulan Sya'ban menjadi tiga puluh.

1/14

الشَّهْرُ

bulan (waktu)

Isim kata benda

Isim ma'rifah dengan alif lam, berfungsi sebagai mubtada' (subjek) dalam kalimat nominal. Menunjukkan bulan secara umum, bisa berarti bulan Ramadhan atau bulan qamariyah.

Analisis dibantu AI.