Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menunjukkan bahwa pada hari Tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah), Nabi ﷺ shalat Zhuhur di Mina. Namun, jawaban Anas bin Malik yang mempersilakan bertanya kepada para pemimpin menunjukkan bahwa yang penting adalah mengikuti imam/jamaah kaum muslimin dalam pelaksanaan ibadah haji, karena para pemimpin itulah yang mengetahui dan mencontohkan sunnah Nabi ﷺ. Ini juga menunjukkan adab seorang sahabat dalam mengarahkan penanya kepada sumber yang lebih tahu dan kepada persatuan jamaah.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Haji, Bab "Di Mana Shalat Zhuhur Pada Hari Tarwiyah", nomor 1654, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu.
Tidak ada ayat Al-Qur'an yang secara khusus membahas lokasi shalat pada hari Tarwiyah, tetapi prinsip mengikuti jamaah dan ulil amri (pemimpin) dalam kebaikan disebutkan dalam firman Allah:
QS. An-Nisa' [4]: 59
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ
"Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad ﷺ) serta ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu."
Para ulama dari kalangan salaf, seperti Imam Ibn Rajab al-Hanbali dalam Fath al-Bari (syarah Shahih al-Bukhari) dan Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari (syarah Shahih al-Bukhari), menjelaskan bahwa jawaban Anas ini adalah isyarat agar kaum muslimin bersatu dan tidak bercerai-berai dalam ibadah haji, serta mengikuti imam mereka selama imam tersebut berada di atas kebenaran.
Penjelasan Rinci
Hadits ini diriwayatkan dari jalur Abdul 'Aziz bin Shuhaib, seorang tabi'in yang bertemu dengan Anas bin Malik. Kisahnya: Abdul 'Aziz keluar menuju Mina pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan bertemu Anas yang sedang menunggang keledai. Ia bertanya: "Di mana Nabi ﷺ shalat Zhuhur pada hari ini?" Anas menjawab: "Lihatlah di mana para pemimpin kalian shalat, maka shalatlah seperti itu."
Ada beberapa pelajaran penting dari hadits ini:
1. Hari Tarwiyah dan shalat di Mina
Hari Tarwiyah adalah tanggal 8 Dzulhijjah, hari ketika jamaah haji berangkat dari Makkah menuju Mina. Pada hari ini, Nabi ﷺ shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh di Mina, kemudian berangkat ke Arafah pada pagi hari tanggal 9 Dzulhijjah. Ini adalah sunnah Nabi ﷺ yang dijelaskan oleh para ulama, di antaranya Imam Ibnul Qayyim dalam Zad al-Ma'ad dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh al-Mumti'.
2. Jawaban Anas yang bijak
Anas tidak langsung menunjukkan lokasi persisnya, tetapi mengarahkan kepada para pemimpin (umarak). Ini bukan berarti Anas lupa, tetapi ini adalah pelajaran adab: ketika ada perselisihan atau keraguan, kaum muslimin hendaknya merujuk kepada pemimpin mereka yang berada di atas kebenaran, agar tidak terjadi perpecahan. Ini sejalan dengan prinsip as-sam'u wa ath-tha'ah (mendengar dan taat kepada pemimpin dalam kebaikan) yang diajarkan oleh para ulama Ahlus Sunnah.
3. Hikmah dari jawaban tersebut
- Menjaga persatuan jamaah haji.
- Menghindari perpecahan karena perbedaan pendapat tentang lokasi yang tidak prinsipil.
- Mengajarkan bahwa yang terpenting adalah shalat berjamaah bersama kaum muslimin, di mana pun lokasinya, selama masih dalam batas Mina.
4. Pandangan ulama tentang lokasi shalat di Mina
Para ulama berbeda pendapat tentang apakah shalat di Mina harus di masjid tertentu atau boleh di mana saja. Pendapat yang lebih kuat, sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, adalah bahwa seluruh area Mina adalah tempat shalat, dan tidak ada keharusan shalat di masjid tertentu. Yang penting adalah shalat di dalam batas wilayah Mina.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa pada masa kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz (salah seorang ulama dari kalangan tabi'in yang sangat dihormati), beliau selalu memerintahkan para gubernurnya untuk shalat berjamaah bersama rakyat dan tidak memisahkan diri. Beliau berkata: "Sesungguhnya shalat berjamaah adalah syiar Islam, maka janganlah kalian meremehkannya." Ini menunjukkan bahwa para pemimpin yang shalih selalu menjaga persatuan umat dalam ibadah, sebagaimana isyarat dari jawaban Anas bin Malik dalam hadits di atas.
Kesimpulan Praktis
- Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) adalah hari berangkat ke Mina, dan Nabi ﷺ shalat Zhuhur di sana.
- Yang terpenting adalah shalat berjamaah bersama kaum muslimin, di mana pun lokasinya di Mina.
- Hendaknya kita mengikuti pemimpin dalam kebaikan dan tidak mudah berpecah karena hal-hal yang tidak prinsipil.
- Adab bertanya kepada yang lebih tahu dan merujuk kepada ulama serta pemimpin yang berada di atas kebenaran.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.