Bab Seorang Wanita Haid Melaksanakan Semua Manasik Kecuali Tawaf di Baitullah, dan Jika Ia Berlari Tanpa Wudhu Antara Shafa dan Marwah
Shahih
haddatsana muammalu ibnu hisyamin, haddatsana ismailu, an ayyuba, an hafshaha, qalat kunna namnau awatiqana an yakhrujna, faqadimati amraahun fanazalat qashra ibani khalafin, fahaddatsat an ukhtaha kanat tahta rajulin min ashhabi rasuli allahi qad ghaza maa rasuli allahi tsinta asyraha ghazwahan, wakanat ukhti maahu fi sitti ghazawatin, qalat kunna nudawi alkalma wanaqumu ala almardha. fasaalat ukhti rasula allahi faqalat hal ala ihdana basun in lam yakun laha jilbabun an la takhruja qala " litulbisha shahibatuha min jilbabiha, waltasyhadi alkhayra, wadawaha almuminina ". falamma qadimat ummu athiyyaha rdh allah nh saalnaha aw qalat saalnaha faqalat wakanat la tadzkuru rasula allahi ila qalat biabi. faqulna asamiti rasula allahi yaqulu kadza wakadza qalat naam biabi. faqala " litakhruji alawatiqu dzawatu alkhuduri awi alawatiqu wadzawatu alkhuduri waalhuyyadhu, fayasyhadna alkhayra, wadawaha almuslimina, wayatazilu alhuyyadhu almushalla ". faqultu alhaidhu. faqalat awa laysa tasyhadu arafaha, watasyhadu kadza watasyhadu kadza
Dari Hafsa: (Pada hari Id) Kami biasa melarang para gadis kami untuk keluar (untuk shalat Id). Seorang wanita datang dan tinggal di benteng Bani Khalaf. Dia menyebutkan bahwa saudarinya menikah dengan salah satu sahabat Rasulullah ﷺ yang ikut serta dalam dua belas ghazwah bersama Rasulullah ﷺ dan saudarinya bersamanya dalam enam di antaranya. Dia berkata, "Kami biasa merawat yang terluka dan menjaga orang-orang sakit." Dia (saudarinya) bertanya kepada Rasulullah ﷺ, "Apakah ada bahaya bagi seorang wanita untuk tetap di rumah jika dia tidak memiliki jilbab?" Dia berkata, "Dia harus menutupi dirinya dengan jilbab temannya dan dia harus ikut serta dalam kebaikan dan dalam pertemuan agama para mukmin." Ketika Um 'Atiyya datang, saya bertanya kepadanya. "Apakah kamu mendengar sesuatu tentang itu?" Um 'Atiyya berkata, "Bi Abi" dan dia tidak pernah menyebut nama Rasulullah ﷺ tanpa mengatakan "Bi Abi" (yaitu, 'Biarkan ayahku dikorbankan untukmu'). Kami bertanya kepadanya, "Apakah kamu mendengar Rasulullah ﷺ mengatakan demikian dan demikian (tentang wanita)?" Dia menjawab dengan afirmatif dan berkata, "Biarkan ayahku dikorbankan untuknya. Dia memberitahu kami bahwa gadis-gadis yang belum menikah yang sering terhalang atau gadis-gadis muda yang belum menikah dan gadis-gadis dewasa yang sering terhalang harus keluar dan ikut serta dalam kebaikan dan dalam pertemuan agama para mukmin. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauh dari musalla (tempat shalat)." Saya bertanya kepadanya, "Wanita-wanita haid?" Dia menjawab, "Tidakkah mereka hadir di 'Arafat dan di tempat-tempat seperti itu?"