Penjelasan Hadits Bukhari No. 1532 tentang Tempat miqat haji di Dzulhulaifah

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ ketika berangkat haji, beliau singgah (menurunkan unta) di suatu tempat bernama Al-Batha' di Dhul-Hulaifa, lalu shalat di sana. Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma mengikuti hal itu sebagai sunnah. Pelajarannya: meneladani sunnah Nabi ﷺ hingga dalam hal tempat singgah dan shalat saat safar haji.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Haji, dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma melalui Nafi'.

Teks hadits:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَنَاخَ بِالْبَطْحَاءِ بِذِي الْحُلَيْفَةِ فَصَلَّى بِهَا. وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ يَفْعَلُ ذَلِكَ.

Terjemahan: Dari Nafi', dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa Rasulullah ﷺ menurunkan unta di Al-Batha' di Dhul-Hulaifa dan shalat di sana. Dan Abdullah bin Umar melakukan hal itu.

Dalil umum tentang meneladani Nabi ﷺ:

QS. Al-Ahzab [33]: 21

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Terjemahan: Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.

Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini sebagai perintah meneladani Nabi ﷺ dalam ucapan, perbuatan, dan keadaan beliau. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari ketika membahas hadits ini menyebutkan bahwa ini termasuk bab mengikuti jejak Nabi ﷺ dalam manasik dan tempat-tempat singgahnya.

Penjelasan Rinci

Dhul-Hulaifa adalah miqat (batas memulai ihram) bagi penduduk Madinah dan orang yang melewatinya. Al-Batha' adalah hamparan tanah datar di sekitar Dhul-Hulaifa. Nabi ﷺ ketika berangkat menuju Makkah menurunkan untanya di sana dan shalat di tempat itu.

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa disunnahkan bagi orang yang berangkat haji dari Madinah untuk shalat di masjid miqat di Dhul-Hulaifa, dan ini termasuk sunnah yang diikuti. Ibnu Hajar menyebutkan bahwa Abdullah bin Umar sangat bersemangat mengikuti jejak Nabi ﷺ sampai ke tempat-tempat beliau singgah, sebagaimana dikenal dari riwayat-riwayat lain tentang perhatian beliau terhadap sunnah.

Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad menegaskan bahwa di antara bimbingan Nabi ﷺ dalam safar haji adalah memilih tempat-tempat tertentu untuk singgah dan shalat, dan para sahabat mengikuti hal itu. Ini menunjukkan bahwa ittiba' (mengikuti sunnah) mencakup perkara yang tampak kecil sekalipun, selama ada dalilnya.

Adapun hukum shalat di tempat itu: para ulama dari daftar seperti Ibnu Hajar dan An-Nawawi menyebutkan bahwa shalat di Dhul-Hulaifa termasuk sunnah bagi yang melewatinya, bukan kewajiban. Tidak ada dosa bagi yang tidak melakukannya, namun mengikutinya adalah keutamaan.

Story Telling

Diceritakan bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma dikenal sangat teliti dalam mengikuti sunnah Nabi ﷺ, sampai beliau mengikuti jejak tempat-tempat singgah Nabi ﷺ. Dalam riwayat lain disebutkan beliau bahkan mengikuti arah dan tempat tertentu yang dilalui Nabi ﷺ. Ini menunjukkan kecintaan sahabat kepada sunnah, bukan sekadar tahu, tetapi diamalkan. Hikmahnya: cinta kepada Nabi ﷺ dibuktikan dengan mengikuti sunnahnya, sekecil apa pun.

Kesimpulan Praktis

  • Bagi yang berangkat haji dari Madinah, disunnahkan singgah dan shalat di Dhul-Hulaifa (miqat), mengikuti sunnah Nabi ﷺ.
  • Meneladani Nabi ﷺ mencakup perkara kecil dalam ibadah dan safar, bukan hanya perkara besar.
  • Shalat di tempat itu sunnah, bukan wajib; tidak mengerjakannya tidak berdosa.
  • Hendaknya kita menumbuhkan semangat ittiba' seperti Abdullah bin Umar, dengan tetap berpegang pada dalil dan pemahaman ulama Ahlus Sunnah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?