Shahih Al-Bukhari · Kitab Ilmu · No. 129

Bab Siapa yang Khusus dengan Ilmu kepada Suatu Kaum Tanpa Kaum yang Lain karena Takut Mereka Tidak Memahami

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ، قَالَ سَمِعْتُ أَبِي قَالَ، سَمِعْتُ أَنَسًا، قَالَ ذُكِرَ لِي أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ لِمُعَاذٍ ‏"‏ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ لاَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ ‏"‏‏.‏ قَالَ أَلاَ أُبَشِّرُ النَّاسَ قَالَ ‏"‏ لاَ، إِنِّي أَخَافُ أَنْ يَتَّكِلُوا ‏"‏‏.‏

Diriwayatkan dari Anas: Saya diberitahu bahwa Nabi ﷺ telah berkata kepada Mu`adh, "Siapa pun yang menemui Allah tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun akan masuk surga." Mu`adh bertanya kepada Nabi, "Haruskah saya tidak memberitahu orang-orang tentang kabar baik ini?" Nabi ﷺ menjawab, "Tidak, saya khawatir mereka akan bergantung padanya (secara mutlak)."