Penjelasan Hadits Bukhari No. 1251 tentang Keutamaan sabar atas kematian anak

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini memberikan kabar gembira bagi orang tua muslim yang kehilangan tiga orang anak. Mereka dijanjikan oleh Nabi ﷺ tidak akan masuk neraka, kecuali sebatas melewati jembatan (Shirath) yang wajib dilalui semua manusia sebagai bentuk penunaian sumpah Allah. Ini adalah keutamaan besar bagi kesabaran dan keikhlasan orang tua yang mengharap pahala di sisi Allah.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an:

Allah Ta'ala berfirman:

وَإِن مِّنكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًا مَّقْضِيًّا

"Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan akan mendatanginya (neraka). Hal itu adalah ketentuan yang pasti dari Tuhanmu."

(QS. Maryam [19]: 71)

Hadits:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi ﷺ bersabda:

لَا يَمُوتُ لِمُسْلِمٍ ثَلَاثَةٌ مِنَ الْوَلَدِ، فَيَلِجَ النَّارَ إِلَّا تَحِلَّةَ الْقَسَمِ

"Tidak ada seorang Muslim yang tiga anaknya meninggal dunia, kecuali ia akan masuk neraka, kecuali untuk janji Allah (yaitu setiap orang harus melewati jembatan di atas danau api)."

(HR. Al-Bukhari, no. 1251)

Kaitan dengan Ulama:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya melalui jalur Sufyan (ats-Tsauri) dari Az-Zuhri dari Sa'id bin al-Musayyib dari Abu Hurairah. Sa'id bin al-Musayyib adalah seorang ulama besar dari kalangan tabi'in yang sangat alim dalam ilmu hadits dan fiqih. Beliau termasuk salah satu fuqaha' Madinah yang dikenal dengan julukan "Sayyidut Tabi'in" (pemimpin para tabi'in).

Penjelasan Rinci

Hadits ini mengandung kabar gembira yang sangat besar bagi orang tua yang kehilangan anak-anaknya. Mari kita pahami maknanya secara mendalam:

1. Makna "Tiga Anak"

Yang dimaksud dengan "tiga anak" dalam hadits ini adalah anak yang meninggal dalam usia kecil atau belum baligh. Namun, sebagian ulama seperti Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa keutamaan ini juga berlaku untuk anak yang sudah baligh, selama ia meninggal dalam keadaan Islam. Yang terpenting adalah kesabaran dan keikhlasan orang tua dalam menerima takdir Allah.

2. Makna "Tidak Akan Masuk Neraka"

Ini adalah janji mulia dari Nabi ﷺ. Artinya, Allah akan menyelamatkan orang tua tersebut dari siksa neraka yang abadi. Mereka akan tetap melewati neraka (Shirath) sebagaimana firman Allah dalam QS. Maryam: 71, tetapi mereka tidak akan tinggal di dalamnya. Ini adalah bentuk kemurahan Allah kepada hamba-Nya yang sabar.

3. Makna "Kecuali untuk Janji Allah (Tahillatul Qasam)"

Yang dimaksud adalah firman Allah dalam QS. Maryam: 71, bahwa setiap manusia pasti akan mendatangi neraka. Namun, bagi orang-orang beriman, kedatangan mereka hanyalah sebatas melewati jembatan (Shirath) di atas neraka, bukan untuk tinggal di dalamnya. Ini adalah pengecualian yang disebut dalam hadits.

Penjelasan Ulama:

  • Imam Al-Bukhari rahimahullah ketika membawakan hadits ini langsung mengaitkannya dengan ayat tersebut untuk menjelaskan bahwa yang dimaksud "masuk neraka" dalam hadits adalah sebatas melewatinya, bukan menetap di dalamnya.
  • Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang sabar atas kematian anak-anaknya. Beliau juga menegaskan bahwa pahala ini khusus bagi mereka yang mengharap pahala dari Allah (ihtisab), bukan sekadar orang yang kehilangan anak tanpa kesabaran.
  • Imam An-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim mengatakan bahwa hadits ini adalah kabar gembira bagi orang tua yang kehilangan anak, dan ini merupakan salah satu bentuk rahmat Allah yang khusus diberikan kepada umat Nabi Muhammad ﷺ.

Story Telling

Diriwayatkan dari Sa'id bin al-Musayyib rahimahullah, beliau adalah seorang tabi'in yang sangat mulia. Suatu ketika, putrinya yang sangat dicintainya meninggal dunia. Sa'id bin al-Musayyib tidak menunjukkan kesedihan yang berlebihan. Beliau justru bersabar dan mengharap pahala dari Allah. Ketika ditanya tentang kesabarannya, beliau menjawab, "Sesungguhnya aku mengharapkan pahala dari Allah atas musibah ini, dan aku takut jika aku berkeluh kesah, maka pahalaku akan hilang."

Kisah ini menunjukkan bagaimana para salafush shalih mengamalkan hadits ini. Mereka tidak hanya sekadar tahu, tetapi benar-benar mengamalkan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah.

Kesimpulan Praktis

  1. Bersabarlah ketika kehilangan anak, karena di balik musibah ada pahala besar yang dijanjikan.
  2. Ikhlas dan mengharap pahala (ihtisab) adalah syarat utama untuk mendapatkan keutamaan ini. Jangan hanya bersedih, tetapi niatkan untuk mencari ridha Allah.
  3. Yakinlah bahwa anak-anak yang meninggal dalam usia kecil akan menjadi penolong bagi orang tuanya di akhirat.
  4. Jangan berputus asa dari rahmat Allah, karena musibah adalah ujian yang bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?