Penjelasan Hadits Bukhari No. 1149 tentang Keutamaan shalat setelah wudhu di malam dan siang

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan menjaga wudhu dan shalat sunnah setelahnya, baik di malam maupun siang hari. Bilal bin Rabah radhiyallahu ‘anhu meraih kedudukan tinggi di surga karena kebiasaannya selalu shalat setiap kali selesai berwudhu. Ini menjadi teladan bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan wudhu dan selalu mengisinya dengan ibadah shalat sunnah.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits

Shahih Al-Bukhari, Kitab Tahajjud, Bab Keutamaan Thaharah di Malam dan Siang serta Keutamaan Shalat Setelah Wudhu, no. 1149.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Pada saat shalat Fajr, Nabi ﷺ bertanya kepada Bilal, ‘Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal yang paling kau harapkan pahalanya dalam Islam, karena aku mendengar suara sandalmu di depanku di surga.’ Bilal menjawab, ‘Aku tidak melakukan suatu amal yang lebih kuharapkan pahalanya selain bahwa aku tidaklah berwudhu pada suatu waktu malam atau siang kecuali aku shalat dengan wudhu itu sebanyak yang Allah takdirkan untukku.’”

Penjelasan Ulama

  • Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari (3/70) menjelaskan bahwa yang dimaksud “shalat setelah wudhu” adalah shalat sunnah mutlak atau shalat tahiyyatul wudhu, dan Bilal tidak mengkhususkan waktu tertentu.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (no. 245) dan Al-Adzkar menyebutkan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan memperbanyak shalat sunnah setelah bersuci.
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin (5/103) menekankan bahwa amalan Bilal ini mencerminkan kecintaan kepada ibadah dan memanfaatkan setiap kesempatan bersuci untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Penjelasan Rinci

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam shahihnya. Konteksnya, pada suatu pagi setelah shalat Subuh, Rasulullah ﷺ bertanya kepada Bilal tentang amalan yang paling ia harapkan pahalanya, karena beliau telah mendengar suara langkah sandal Bilal di surga. Bilal menjawab dengan rendah hati bahwa ia tidak memiliki amalan istimewa, melainkan kebiasaannya: setiap kali berwudhu, baik di malam hari maupun siang hari, ia segera melaksanakan shalat sunnah setelahnya, sebanyak yang Allah mudahkan baginya.

Makna “arja ‘amal” yaitu amal yang paling membuatnya berharap akan pahala dan diterima di sisi Allah. Bilal tidak menyebut amal besar seperti jihad atau puasa, tetapi amal yang kontinu dan sederhana. Ini menunjukkan bahwa keikhlasan dan istiqamah dalam amal sunnah bisa mengantarkan seseorang ke derajat tinggi.

Pelajaran penting:

  • Wudhu bukan sekadar bersuci, tetapi bisa menjadi pintu untuk meraih pahala besar jika diikuti dengan shalat. Para ulama seperti Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam menjelaskan bahwa shalat setelah wudhu termasuk shalat sunnah yang tidak terikat waktu, sehingga bisa dilakukan kapan saja, kecuali waktu terlarang (setelah Ashar dan setelah Subuh).
  • Imam Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma’ad menyebutkan bahwa Nabi ﷺ sendiri menganjurkan shalat dua rakaat setelah wudhu sebagai bentuk syukur atas nikmat bersuci.
  • Hadits ini juga menunjukkan bahwa amalan sederhana namun dilakukan secara konsisten lebih dicintai Allah daripada amal besar yang kadang-kadang. Imam al-Bukhari sendiri meletakkan hadits ini dalam bab yang menekankan keutamaan thaharah di malam dan siang.

Story Telling

Suatu ketika, Rasulullah ﷺ mendengar suara langkah sandal Bilal di surga. Ini adalah karamah yang diberikan Allah kepada Bilal, seorang sahabat yang pernah menjadi budak dan masuk Islam dengan penuh keikhlasan. Bilal tidak pernah menyombongkan amalnya. Justru ketika ditanya, ia menyebutkan amal yang paling ia andalkan: selalu shalat setelah wudhu.

Kisah ini mengajarkan bahwa surga tidak hanya diraih dengan ibadah besar, tetapi dengan kebiasaan baik yang terus menerus. Bilal, muazin Rasulullah, sibuk dengan tugasnya, namun ia menyempatkan diri shalat setiap kali bersuci. Ini adalah teladan bagi kita yang mungkin merasa tidak punya banyak waktu untuk ibadah. Mulailah dengan langkah kecil: setiap kali wudhu, jangan terburu-buru, lalu shalat dua rakaat sunnah. Barangkali itulah amal yang akan mengantarkan kita mendengar suara sandal sendiri di surga kelak.

Kesimpulan Praktis

  1. Jaga wudhu — jangan biarkan wudhu sia-sia. Usahakan selalu shalat sunnah dua rakaat setelah wudhu (tahiyyatul wudhu) atau sebanyak yang mudah.
  2. Manfaatkan setiap waktu — tidak perlu menunggu malam khusus; shalat setelah wudhu bisa dilakukan di siang atau malam, kecuali waktu terlarang.
  3. Istiqamah — amal yang sedikit tetapi rutin lebih utama daripada banyak tetapi jarang.
  4. Rendah hati — jangan meremehkan amal sunnah, karena bisa jadi itulah yang mengangkat derajat kita di sisi Allah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur’an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?