Penjelasan Hadits Bukhari No. 1030 tentang Mengangkat tangan saat berdoa meminta hujan

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ mengangkat kedua tangannya dalam doa meminta hujan (istisqa') sampai terlihat putih ketiak beliau. Ini menjadi dalil bahwa mengangkat tangan saat berdoa—termasuk saat istisqa' bersama imam—adalah sunnah yang dicontohkan Nabi ﷺ. Para ulama Ahlus Sunnah menjadikannya landasan adab berdoa dengan penuh kerendahan hati kepada Allah.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Istisqa', dari Anas bin Malik رضي الله عنه, dengan sanad: Al-Uwaisi — Muhammad bin Ja'far — Yahya bin Sa'id dan Syarik — keduanya mendengar dari Anas — dari Nabi ﷺ.

Teks hadits:

«أَنَّهُ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى رَأَيْتُ بَيَاضَ إِبْطَيْهِ»

"Bahwa beliau mengangkat kedua tangannya hingga aku melihat putih ketiaknya."

Hadits senada juga terdapat dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Anas bin Malik dalam bab istisqa', bahwa Nabi ﷺ mengangkat tangan beliau saat berdoa meminta hujan.

Dalil Al-Qur'an tentang doa dan kerendahan hati, misalnya:

QS. Al-A'raf [7]: 55

«ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ»

"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

Kaitan dengan ulama: Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa mengangkat tangan dalam doa adalah sunnah yang masyhur dan dianjurkan, dan beliau menyebutkan hadits Anas ini sebagai dalil. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari (kitab syarah Shahih Al-Bukhari) membahas bab ini dan menyebutkan bahwa mengangkat tangan saat istisqa' dan doa merupakan sunnah yang tetap, serta menjelaskan bahwa gambaran "terlihat putih ketiak" menunjukkan tingginya pengangkatan tangan dan kesungguhan dalam berdoa.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menegaskan satu adab penting dalam berdoa, yaitu mengangkat kedua tangan. Anas bin Malik رضي الله عنه—yang lama melayani Nabi ﷺ dan banyak meriwayatkan sunnah—menggambarkan bahwa Nabi ﷺ mengangkat tangannya sampai terlihat bagian putih di bawah ketiaknya. Ini menunjukkan pengangkatan yang tinggi dan sungguh-sungguh, bukan sekadar isyarat ringan.

Para ulama dari daftar yang disebutkan memahami hadits ini sebagai berikut:

  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa mengangkat tangan dalam doa adalah sunnah, dan beliau menyebutkan hadits Anas ini sebagai salah satu dalilnya. Beliau juga menjelaskan bahwa mengangkat tangan dilakukan pada doa-doa tertentu, termasuk istisqa' (meminta hujan), dan bahwa hal itu menunjukkan kerendahan hati serta pengharapan kepada Allah.
  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bab "Mengangkat Tangan Bersama Imam dalam Doa Meminta Hujan" dan menyebutkan hadits ini sebagai dalil bahwa imam dan makmum mengangkat tangan saat berdoa istisqa'. Beliau juga menyebutkan bahwa pengangkatan tangan yang digambarkan Anas menunjukkan kesungguhan Nabi ﷺ dalam berdoa.
  • Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitabnya tentang doa dan adabnya menyebutkan bahwa mengangkat tangan adalah salah satu sebab terkabulnya doa, dan beliau merujuk pada hadits-hadits shahih tentang mengangkat tangan, termasuk hadits Anas ini.
  • Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam tafsirnya menjelaskan ayat QS. Al-A'raf [7]: 55 bahwa berdoa dengan "tadharru'" (rendah hati) dan "khufyah" (lembut) mencakup adab lahir dan batin, termasuk mengangkat tangan sebagai bentuk pengharapan dan ketundukan kepada Allah.
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam syarah kitab-kitab hadits menjelaskan bahwa mengangkat tangan dalam doa adalah sunnah yang ditetapkan, dan beliau menyebutkan hadits Anas ini sebagai dalil, serta menjelaskan bahwa hal itu dilakukan pada doa-doa yang memang disyariatkan untuk mengangkat tangan, seperti istisqa', doa qunut, dan doa-doa penting lainnya.

Tidak ada perbedaan pendapat di antara ulama daftar bahwa mengangkat tangan saat berdoa—khususnya istisqa'—adalah sunnah. Yang perlu diperhatikan adalah tidak berlebihan (ghuluw) dalam mengangkat tangan atau dalam berdoa, dan mengikuti tuntunan Nabi ﷺ sebagaimana digambarkan Anas.

Story Telling

Dikisahkan bahwa pada suatu hari, Anas bin Malik رضي الله عنه—seorang sahabat yang sejak kecil melayani Nabi ﷺ—menyaksikan sendiri bagaimana Nabi ﷺ berdoa meminta hujan. Anas melihat Nabi ﷺ mengangkat kedua tangannya begitu tinggi hingga terlihat putih ketiak beliau. Anas tidak hanya menyimpan kisah itu, tetapi menyampaikannya kepada generasi setelahnya, sehingga sampai kepada kita melalui rantai periwayatan yang shahih dalam Shahih Al-Bukhari.

Hikmahnya: seorang sahabat yang dekat dengan Nabi ﷺ memperhatikan detail ibadah beliau, lalu menyampaikannya dengan amanah. Ini mengajarkan kita untuk memperhatikan sunnah-sunnah Nabi ﷺ dalam ibadah, termasuk adab berdoa, dan menyampaikannya kepada orang lain dengan benar. (Sumber: Shahih Al-Bukhari, Kitab Istisqa'; penjelasan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari.)

Kesimpulan Praktis

  • Mengangkat kedua tangan saat berdoa—termasuk saat istisqa' bersama imam—adalah sunnah yang dicontohkan Nabi ﷺ.
  • Lakukan dengan penuh kerendahan hati dan pengharapan kepada Allah, tanpa berlebihan.
  • Perhatikan adab berdoa: menghadap kiblat, memuji Allah, bershalawat kepada Nabi ﷺ, lalu berdoa dengan sungguh-sungguh.
  • Ikuti tuntunan Nabi ﷺ sebagaimana dijelaskan para ulama Ahlus Sunnah, dan hindari ghuluw dalam berdoa.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?