HR. Ahmad no. 1139Shahih · Darussalam

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ، عَنْ مَرْوَانَ بْنِ الْحَكَمِ، أَنَّهُ قَالَ شَهِدْتُ عَلِيًّا وَعُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ وَعُثْمَانُ يَنْهَى عَنْ الْمُتْعَةِ وَأَنْ يُجْمَعَ بَيْنَهُمَا فَلَمَّا رَأَى ذَلِكَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَهَلَّ بِهِمَا فَقَالَ لَبَّيْكَ بِعُمْرَةٍ وَحَجٍّ مَعًا فَقَالَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَرَانِي أَنْهَى النَّاسَ عَنْهُ وَأَنْتَ تَفْعَلُهُ قَالَ لَمْ أَكُنْ أَدَعُ سُنَّةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِقَوْلِ أَحَدٍ مِنْ النَّاسِ.

Cara baca (latin)

haddatsana muhammadu ibnu jafarin, haddatsana syubahu, ani alhakami, an aliyyi ibni alhusayni, an marwana ibni alhakami, annahu qala syahidtu aliyyan wautsmana radhiya allahu anhuma bayna makkaha waalmadinahi wautsmanu yanha an almutahi waan yujmaa baynahuma falamma raa dzalika aliyyun radhiya allahu anhu ahalla bihima faqala labbayka biumrahin wahajjin maan faqala utsmanu radhiya allahu anhu tarani anha annasa anhu waanta tafaluhu qala lam akun adau sunnaha rasuli allahi shalla allahu alayhi wasallama liqawli ahadin min annasi.

Diriwayatkan dari Marwan bin Al-Hakam bahwa ia berkata: Saya melihat Ali dan Utsman (رضي الله عنهما) antara Makkah dan Madinah. Utsman memberitahu orang-orang untuk tidak melakukan tamattu' atau menggabungkan keduanya (Haji dan Umrah, yaitu qiran). Ketika Ali (رضي الله عنه) melihat itu, ia memasuki ihram untuk keduanya sekaligus dan berkata: "Aku datang untuk Umrah dan Haji sekaligus." Utsman (رضي الله عنه) berkata: "Kau melihat aku memberitahu orang-orang untuk tidak melakukan itu dan kau melakukannya?" Ia menjawab: "Aku tidak akan meninggalkan Sunnah Rasulullah ﷺ demi pendapat siapa pun di antara manusia."

Belajar nahwu 14 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Aku tidak akan meninggalkan Sunnah Rasulullah ﷺ demi pendapat siapa pun di antara manusia.

1/14

لَمْ

tidak

Harf kata depan / sambung

Huruf yang menafikan perbuatan di masa lampau dan menjazmkan fi'il mudhari'.

Analisis dibantu AI.