Penjelasan Hadits Abu Dawud No. 996 tentang Salam dalam shalat ke kanan dan kiri

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan bahwa Nabi ﷺ mengucapkan salam ketika keluar dari shalat dengan menoleh ke kanan dan ke kiri, hingga terlihat putih pipi beliau yang mulia. Lafaz salamnya adalah "السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ" (Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah untuk kalian). Ini adalah salah satu bentuk tata cara salam dalam shalat yang diajarkan oleh Nabi ﷺ.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya, Kitab Shalat, Bab Dalam Salam, nomor 996. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (nomor 572) dari jalur Abu Ishaq, dari Abu al-Ahwash dan al-Aswad, dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu.

Teks Hadits (potongan yang relevan):

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ " السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ "

Terjemahan: Dari Abdullah (bin Mas'ud), bahwasanya Nabi ﷺ biasa memberi salam ke kanan dan ke kiri hingga terlihat putih pipinya, sambil mengucapkan: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah untuk kalian" (diucapkan dua kali).

Kaitan dengan Ulama:

Hadits ini adalah dalil utama bagi ulama yang menyatakan bahwa salam dalam shalat hukumnya wajib, dan dilakukan dengan menoleh ke kanan dan ke kiri. Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa dua salam (ke kanan dan ke kiri) adalah sunnah, dan ini adalah pendapat yang lebih kuat menurut kebanyakan ulama. Adapun Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa salam pertama (ke kanan) adalah wajib, dan salam kedua (ke kiri) adalah sunnah.

Penjelasan Rinci

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum salam dalam shalat, namun semuanya sepakat bahwa salam adalah bagian dari rukun atau kewajiban shalat. Perbedaan mereka hanya pada detail lafaz dan jumlahnya.

1. Hukum Salam dalam Shalat

  • Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa salam pertama (ke kanan) adalah wajib, dan salam kedua (ke kiri) adalah sunnah. Ini berdasarkan hadits-hadits yang menyebutkan salam sekali saja, seperti hadits Aisyah radhiyallahu 'anha.
  • Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa dua salam (ke kanan dan ke kiri) adalah sunnah mu'akkadah (sangat dianjurkan). Namun, mereka sepakat bahwa salam pertama adalah wajib untuk keluar dari shalat.
  • Imam Malik berpendapat bahwa salam ke kanan adalah wajib, dan salam ke kiri adalah sunnah.

2. Lafaz Salam

Dalam hadits ini, lafaz salam yang disebutkan adalah:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

"Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah untuk kalian."

Ini adalah lafaz yang paling lengkap dan paling utama. Adapun menambahkan "وَبَرَكَاتُهُ" (dan keberkahan-Nya) pada salam pertama, ini disebutkan dalam hadits-hadits lain dan dipandang sebagai penyempurna. Namun, lafaz yang paling utama adalah yang disebutkan dalam hadits ini.

3. Menoleh Hingga Terlihat Pipi

Makna "حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ" (hingga terlihat putih pipinya) adalah bahwa beliau menoleh dengan sempurna ke kanan dan ke kiri, bukan sekadar menoleh sedikit. Ini menunjukkan bahwa menoleh dalam salam adalah bagian dari tata cara yang diajarkan, dan ini dilakukan dengan menghadapkan wajah ke arah kanan dan kiri secara nyata.

4. Catatan Imam Abu Dawud

Imam Abu Dawud menyebutkan bahwa Imam Syu'bah mengingkari keshahihan hadits ini sebagai hadits marfu' (yang disandarkan langsung kepada Nabi ﷺ). Namun, hadits ini tetap diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dan para ulama hadits lainnya menerimanya. Ini menunjukkan bahwa hadits ini shahih dan dapat diamalkan.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, salah satu sahabat yang paling dekat dengan Nabi ﷺ, adalah orang yang paling memahami tata cara shalat Nabi. Beliau berkata: "Sesungguhnya Rasulullah ﷺ mengajarkan kami tata cara shalat, dan di antaranya adalah beliau mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri." Para sahabat sangat memperhatikan detail-detail kecil dalam ibadah, karena mereka tahu bahwa kesempurnaan ibadah terletak pada mengikuti sunnah dengan cermat. Ini mengajarkan kita untuk tidak meremehkan detail-detail dalam shalat, karena setiap gerakan dan ucapan dalam shalat adalah bagian dari ibadah yang dicontohkan oleh Nabi ﷺ.

Kesimpulan Praktis

  1. Salam dalam shalat adalah wajib untuk keluar dari shalat, dan dilakukan dengan menoleh ke kanan terlebih dahulu.
  2. Lafaz yang paling utama adalah "السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ" (Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah untuk kalian).
  3. Menoleh ke kiri dengan lafaz yang sama adalah sunnah yang sangat dianjurkan, dan ini adalah amalan yang dilakukan oleh Nabi ﷺ secara rutin.
  4. Menoleh dengan sempurna hingga terlihat pipi adalah bagian dari tata cara yang diajarkan, agar salam benar-benar diarahkan kepada orang yang berada di samping kita.
  5. Jangan meremehkan detail shalat, karena setiap gerakan dan ucapan dalam shalat adalah ibadah yang dicontohkan oleh Nabi ﷺ.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?