Sunan Abu Dawud · Kitab Shalat · No. 830

Bab Apa yang Dapat Dilakukan oleh Orang Buta Huruf dan Non-Arab dalam Membaca

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ، أَخْبَرَنَا خَالِدٌ، عَنْ حُمَيْدٍ الأَعْرَجِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَنَحْنُ نَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَفِينَا الأَعْرَابِيُّ وَالأَعْجَمِيُّ فَقَالَ ‏"‏ اقْرَءُوا فَكُلٌّ حَسَنٌ وَسَيَجِيءُ أَقْوَامٌ يُقِيمُونَهُ كَمَا يُقَامُ الْقِدْحُ يَتَعَجَّلُونَهُ وَلاَ يَتَأَجَّلُونَهُ ‏"‏ ‏.‏

Dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah ﷺ datang kepada kami saat kami sedang membaca Al-Qur'an, dan di antara kami ada orang Badui dan non-Arab. Beliau bersabda: "Bacalah, semua baik. Dalam waktu dekat akan muncul orang-orang yang akan meluruskan Al-Qur'an seperti anak panah yang diluruskan. Mereka akan membacanya dengan cepat dan tidak lambat (atau berarti bahwa mereka akan mendapatkan pahala di dunia ini dan bukan di akhirat)."