Bab Apa yang Dilarang untuk Digunakan
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ الْحِمْصِيُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي عَمْرٍو السَّيْبَانِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الدَّيْلَمِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ قَدِمَ وَفْدُ الْجِنِّ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالُوا يَا مُحَمَّدُ انْهَ أُمَّتَكَ أَنْ يَسْتَنْجُوا بِعَظْمٍ أَوْ رَوْثَةٍ أَوْ حُمَمَةٍ فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى جَعَلَ لَنَا فِيهَا رِزْقًا . قَالَ فَنَهَى النَّبِيُّ ﷺ عَنْ ذَلِكَ .
Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas'ud berkata: "Sebuah delegasi dari jin datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata: Wahai Muhammad, larang umatmu untuk membersihkan diri dengan tulang atau kotoran atau arang, karena di dalamnya Allah telah menyediakan rezeki bagi kami. Maka Nabi ﷺ melarang mereka untuk melakukannya."