Bab tentang Mandi pada Hari Jumat
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ الْجَرْجَرَائِيُّ، حِبِّي حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ، عَنِ الأَوْزَاعِيِّ، حَدَّثَنِي حَسَّانُ بْنُ عَطِيَّةَ، حَدَّثَنِي أَبُو الأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيُّ، حَدَّثَنِي أَوْسُ بْنُ أَوْسٍ الثَّقَفِيُّ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنَ الإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا " .
Dari Aws bin Aws al-Thaqafi, saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, kemudian berangkat lebih awal, mendengarkan khutbah dari awal, berjalan tidak berkendara, duduk dekat imam, mendengarkan dengan seksama, dan tidak berbicara sia-sia, maka ia akan mendapatkan pahala puasa dan shalat malam selama setahun untuk setiap langkah yang ia ambil."