Bab Tentang Orang Junub yang Tidur
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ قَالَ ذَكَرَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ لِرَسُولِ اللَّهِ ﷺ أَنَّهُ تُصِيبُهُ الْجَنَابَةُ مِنَ اللَّيْلِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " تَوَضَّأْ وَاغْسِلْ ذَكَرَكَ ثُمَّ نَمْ " .
‘Abdullah bin ‘Umar melaporkan: ‘Umar bin al-Khattab berkata kepada Rasulullah ﷺ bahwa ia terkena junub di malam hari (menanyakan apa yang harus dilakukannya). Rasulullah ﷺ bersabda: "Engkau harus berwudhu dan mencuci kemaluanmu, kemudian tidurlah."