Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini adalah bagian dari riwayat tentang doa yang diajarkan Nabi ﷺ kepada seorang sahabat yang meminta sesuatu kepada Allah. Dalam riwayat Abu Dawud ini, Nabi ﷺ bersabda bahwa orang tersebut telah meminta kepada Allah dengan Ismul A'zham (Nama Allah yang Paling Agung). Ini menunjukkan keutamaan doa dengan nama-nama Allah yang agung, dan bahwa doa tersebut sangat mustajab.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits yang dimaksud adalah potongan dari hadits panjang tentang doa, yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya, Kitab Witir, Bab Doa, no. 1494. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan lainnya.
Teks Arab hadits (potongan yang dimaksud):
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ الرَّقِّيُّ، حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ حُبَابٍ، حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ، بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فِيهِ " لَقَدْ سَأَلْتَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ بِاسْمِهِ الأَعْظَمِ "
Terjemahan: "Dia telah meminta kepada Allah dengan menggunakan Nama-Nya yang Paling Agung."
Hadits lengkap yang dimaksud (diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, no. 3475, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu):
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، الْمَنَّانُ، بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، إِنِّي أَسْأَلُكَ
Terjemahan: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, bahwa segala puji bagi-Mu, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Maha Pemberi karunia, Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu..."
Dalil dari Al-Qur'an:
Allah ﷻ berfirman:
وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا
QS. Al-A'raf [7]: 180
Terjemahan: "Dan milik Allah-lah nama-nama yang baik (indah), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama itu."
Penjelasan Rinci
Para ulama menjelaskan bahwa Ismul A'zham (Nama Allah yang Paling Agung) adalah nama yang jika seseorang berdoa dengannya, maka Allah akan mengabulkan doanya. Namun, para ulama berbeda pendapat tentang nama apakah yang dimaksud.
Pendapat-pendapat ulama tentang Ismul A'zham:
- Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya (no. 6345) dari sahabat Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda bahwa Ismul A'zham terdapat dalam doa di atas, yaitu: "اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، الْمَنَّانُ، بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ"
- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu' Fatawa-nya menjelaskan bahwa Ismul A'zham adalah nama-nama yang menunjukkan keagungan Allah secara menyeluruh, seperti "الحي القيوم" (Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri) dan "الله" (Allah), karena nama-nama ini mencakup seluruh sifat kesempurnaan.
- Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di dalam Tafsir-nya menjelaskan bahwa berdoa dengan nama-nama Allah yang agung adalah salah satu sebab terkabulnya doa, dan beliau menekankan pentingnya menghadirkan hati saat berdoa.
- Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan bahwa doa dengan Ismul A'zham ini termasuk doa yang sangat dianjurkan, dan beliau meriwayatkan beberapa lafazh doa yang mengandung Ismul A'zham.
Hikmah dari hadits ini:
Hadits ini mengajarkan kita bahwa doa yang paling utama adalah doa yang diawali dengan pujian kepada Allah, mengakui keesaan-Nya, dan menyebut nama-nama-Nya yang agung. Ini menunjukkan adab berdoa yang diajarkan Nabi ﷺ: memulai dengan memuji Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi ﷺ, lalu menyampaikan hajat.
Story Telling
Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa seorang sahabat masuk ke dalam masjid setelah shalat, lalu ia berdoa dengan doa di atas. Maka Nabi ﷺ mendengar doanya dan bersabda: "Sungguh, dia telah meminta kepada Allah dengan Ismul A'zham, yang jika seseorang berdoa dengannya maka Allah akan mengabulkan, dan jika diminta dengannya maka Allah akan memberi." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Kisah ini menunjukkan betapa mulianya doa yang diajarkan Nabi ﷺ, dan betapa besar keutamaan berdoa dengan nama-nama Allah yang agung. Para sahabat sangat antusias untuk belajar doa-doa yang mustajab dari Nabi ﷺ, dan mereka mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan Praktis
- Hafalkan doa Ismul A'zham yang diajarkan Nabi ﷺ: "اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، الْمَنَّانُ، بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ"
- Perbanyak berdoa dengan nama-nama Allah yang agung, terutama "الحي القيوم" (Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri) dan "الله" (Allah).
- Perhatikan adab berdoa: memulai dengan pujian kepada Allah, bershalawat kepada Nabi ﷺ, menghadirkan hati, dan yakin akan dikabulkan.
- Amalkan doa ini di waktu-waktu mustajab, seperti setelah shalat fardhu, di sepertiga malam terakhir, dan di hari Jumat.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.