Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Abu Dawud No. 1400 tentang Keutamaan surah Al-Mulk memberi syafaat bagi pembacanya

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan keutamaan besar Surah Al-Mulk (Tabārakalladzī biyadihil-mulk). Surah yang terdiri dari 30 ayat ini akan datang pada Hari Kiamat untuk memberikan syafaat (pembelaan) kepada orang yang rajin membacanya, sehingga ia diampuni oleh Allah. Ini adalah kabar gembira yang sangat besar bagi siapa saja yang membiasakan diri membaca surah ini, terutama di malam hari.

Rujukan Ulama & Dalil

1. Hadits Riwayat Abu Dawud:

Hadits yang Anda sebutkan diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya, Kitab Bulan Ramadhan, Bab Mengenai Jumlah Ayat, nomor 1400. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Imam An-Nasa'i (dalam Sunan Al-Kubra), dan Imam Ibnu Majah. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menilai hadits ini shahih dalam Shahih Abi Dawud dan Shahih At-Tirmidzi.

2. Hadits Pendukung Lainnya:

Hadits ini juga memiliki penguat (syahid) dari riwayat lain yang menjelaskan keutamaan Surah Al-Mulk secara lebih spesifik:

  • Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya di dalam Al-Qur'an terdapat surah yang terdiri dari tiga puluh ayat, yang akan memberikan syafaat kepada pembacanya hingga ia diampuni, yaitu Tabārakalladzī biyadihil-mulk." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah; dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
  • Dari Jabir bin Abdillah, Nabi ﷺ tidak tidur sampai beliau membaca Alif Lām Mīm Tanzīl (Surah As-Sajdah) dan Tabārakalladzī biyadihil-mulk. (HR. At-Tirmidzi, dan beliau berkata: "Hadits ini hasan gharib"; dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Kaitan dengan Ulama:

  • Imam At-Tirmidzi (dalam Sunan-nya, Kitab Fadhail Al-Qur'an) membawakan hadits ini dan menjelaskan bahwa para ulama menganjurkan membaca Surah Al-Mulk setiap malam.
  • Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim menukil hadits ini ketika menafsirkan Surah Al-Mulk, dan beliau menyebutkan bahwa hadits ini shahih.
  • Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari (Syarah Shahih Al-Bukhari) membahas hadits ini dan menguatkan keutamaannya.

Penjelasan Rinci

Makna "Syafaat" dalam Hadits:

Para ulama menjelaskan bahwa syafaat yang dimaksud di sini adalah syafaat yang diizinkan oleh Allah. Surah Al-Mulk akan menjadi "pembela" bagi pembacanya di Hari Kiamat. Ini bukan berarti surah itu memiliki kekuatan sendiri, tetapi Allah ﷻ yang menjadikannya sebagai sebab ampunan bagi pembacanya.

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitabnya Al-Fawa'id menjelaskan bahwa amal-amal shalih, termasuk membaca Al-Qur'an, akan menjadi saksi dan pemberi syafaat bagi pelakunya di Hari Kiamat. Ini adalah karunia dari Allah, bukan karena kekuatan amal itu sendiri.

Imam As-Sa'di dalam Tafsir-nya menjelaskan bahwa membaca Al-Qur'an dengan tadabbur (perenungan) dan pengamalan adalah sebab terbesar untuk mendapatkan ampunan dan rahmat Allah.

Keutamaan Membaca di Malam Hari:

Para ulama dari kalangan salaf sangat memperhatikan membaca Surah Al-Mulk di malam hari. Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya secara mu'allaq (dengan bentuk jazm) bahwa Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata: "Surah Al-Mulk adalah 'Al-Mani'ah' (yang menghalangi dari adzab kubur), ia memperjuangkan pembacanya hingga ia dimasukkan ke dalam surga."

Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan bahwa membaca Surah Al-Mulk setiap malam adalah sunnah yang dianjurkan, berdasarkan hadits-hadits shahih. Beliau juga menegaskan bahwa keutamaannya mencakup syafaat di Hari Kiamat dan perlindungan dari adzab kubur.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan khusus Surah Al-Mulk, dan seorang muslim hendaknya tidak meremehkan amalan ini meskipun hanya beberapa menit sebelum tidur.

Catatan Penting:

Perlu dipahami bahwa syafaat ini tidak otomatis didapat hanya dengan membaca tanpa memahami dan mengamalkan. Para ulama menekankan bahwa membaca Al-Qur'an yang bermanfaat adalah yang disertai tadabbur dan pengamalan. Namun, ini bukan berarti orang awam yang belum bisa memahami secara mendalam tidak mendapat keutamaannya. Membaca dengan ikhlas tetap mendapat pahala besar, dan Allah Maha Pemurah memberikan karunia-Nya kepada siapa saja yang Dia kehendaki.

Story Telling

Dahulu, di masa para tabi'in, ada seorang pemuda yang rajin membaca Surah Al-Mulk setiap malam sebelum tidur. Ketika ditanya oleh temannya, "Mengapa engkau tidak pernah meninggalkan surah ini?"

Pemuda itu menjawab, "Aku mendengar dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda bahwa surah ini akan memberikan syafaat kepada pembacanya. Aku sangat membutuhkan syafaat itu di hari yang tidak ada seorang pun yang bisa menolong kecuali dengan izin Allah."

Kemudian temannya itu tersenyum dan berkata, "Kalau begitu, ajarkanlah aku juga surah ini, agar aku juga mendapatkan syafaatnya."

Kisah ini menggambarkan semangat para salaf dalam meraih keutamaan yang disebutkan dalam hadits. Mereka tidak menunda-nunda kebaikan dan saling mengingatkan.

Kesimpulan Praktis

  1. Biasakan membaca Surah Al-Mulk setiap malam sebelum tidur, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi ﷺ dan para sahabatnya.
  2. Bacalah dengan tartil (perlahan dan benar), walaupun hanya beberapa ayat jika waktu terbatas.
  3. Berusahalah memahami maknanya dengan membaca tafsir dari ulama terpercaya seperti Ibnu Katsir atau As-Sa'di.
  4. Jangan meremehkan amalan ini, karena bisa menjadi sebab ampunan dan syafaat di Hari Kiamat.
  5. Amalkan isi kandungannya, terutama tentang kekuasaan Allah dan hari kebangkitan, agar iman semakin kuat.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.