Bab Tentang Shalat Malam
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana ahmadu ibnu shalihin, wamuhammadu ibnu salamaha almuradiyyu, qala haddatsana abnu wahbin, an muawiyaha ibni shalihin, an abdi allahi ibni abi qaysin, qala qultu liaisyaha rdh allah nh : bikam kana rasulu allahi yutiru qalat : kana yutiru biarbain watsalatsin, wasittin watsalatsin, watsamanin watsalatsin, waasyrin watsalatsin, walam yakun yutiru bianqasha min sabin, wala biaktsara min tsalatsa asyraha. qala abu dawuda zada ahmadu ibnu shalihin : walam yakun yutiru birakatayni qabla alfajri. qultu : ma yutiru qalat : lam yakun yadau dzalika. walam yadzkur ahmadu : wasittin watsalatsin.
Abdullah bin Abi Qais berkata bahwa ia bertanya kepada Aisyah: Berapa banyak raka'at yang dilakukan Rasulullah ﷺ dalam shalat witir? Ia menjawab: Ia biasa melakukan witir dengan empat dan tiga, enam dan tiga, delapan dan tiga, dan sepuluh dan tiga raka'at, tidak pernah kurang dari tujuh dan tidak lebih dari tiga belas. Narator Ahmad menambahkan dalam versinya: Ia tidak melakukan witir dengan dua raka'at sebelum fajar. Saya bertanya: Dengan apa ia melakukan witir? Ia menjawab: Ia tidak pernah meninggalkannya. Versi Ahmad tidak menyebutkan kata-kata "enam dan tiga (raka'at)".