Bab Tentang Mengangkat Suara dalam Bacaan di Shalat Malam
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ : اعْتَكَفَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فِي الْمَسْجِدِ فَسَمِعَهُمْ يَجْهَرُونَ بِالْقِرَاءَةِ، فَكَشَفَ السِّتْرَ وَقَالَ : " أَلاَ إِنَّ كُلَّكُمْ مُنَاجٍ رَبَّهُ فَلاَ يُؤْذِيَنَّ بَعْضُكُمْ بَعْضًا، وَلاَ يَرْفَعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْقِرَاءَةِ " . أَوْ قَالَ : " فِي الصَّلاَةِ " .
Diriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri: Rasulullah ﷺ pergi ke masjid. Dia mendengar mereka (orang-orang) membaca Al-Qur'an dengan suara keras. Dia membuka tirai dan berkata: 'Sesungguhnya setiap orang di antara kalian sedang bermunajat kepada Tuhannya. Janganlah kalian mengganggu satu sama lain dan janganlah satu sama lain mengangkat suara dalam bacaan atau dalam shalat di atas suara yang lain.'