Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan tata cara mengangkat tangan ketika berdoa meminta hujan (istisqa'). Dalam istisqa', Nabi ﷺ mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi hingga terlihat putih ketiaknya, dengan posisi telapak tangan menghadap ke bawah (ke arah tanah), bukan menghadap ke langit seperti doa biasa. Ini adalah kekhususan doa istisqa' yang membedakannya dari doa-doa lainnya.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Abu Dawud:
Teks Arab (dengan harakat lengkap):
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ يَسْتَسْقِي هَكَذَا يَعْنِي وَمَدَّ يَدَيْهِ وَجَعَلَ بُطُونَهُمَا مِمَّا يَلِي الأَرْضَ حَتَّى رَأَيْتُ بَيَاضَ إِبْطَيْهِ
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, dengan lafaz yang semakna. Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa mengangkat tangan dalam istisqa' dilakukan dengan membalikkan punggung telapak tangan ke arah langit dan telapak tangan menghadap ke tanah.
Dalil pendukung dari Al-Qur'an:
Allah Ta'ala berfirman:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
"Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.'"
(QS. Nuh [71]: 10)
Ayat ini menunjukkan bahwa salah satu sebab turunnya hujan adalah istighfar dan doa kepada Allah, dan doa istisqa' adalah bagian dari permohonan ampun dan rahmat Allah.
Penjelasan Rinci
Para ulama menjelaskan bahwa dalam doa istisqa', terdapat dua cara mengangkat tangan yang diriwayatkan dari Nabi ﷺ:
Pertama: Mengangkat tangan dengan telapak tangan menghadap ke atas (seperti doa biasa). Ini berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi ﷺ mengangkat tangannya dalam istisqa' hingga terlihat putih ketiaknya. Namun dalam riwayat ini tidak disebutkan posisi telapak tangan.
Kedua: Mengangkat tangan dengan telapak tangan menghadap ke bawah (ke arah tanah). Ini sebagaimana hadits Anas bin Malik yang sedang kita bahas ini.
Imam Ibnul Qayyim dalam Zaad al-Ma'ad menjelaskan hikmah perbedaan ini: Ketika berdoa meminta hujan, posisi telapak tangan menghadap ke bawah karena hujan turun dari atas ke bawah, dan orang yang meminta hujan seolah-olah ingin menangkap rahmat yang turun. Adapun dalam doa-doa lainnya, telapak tangan menghadap ke atas karena meminta sesuatu dari langit.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa kedua cara ini sah dan pernah dilakukan oleh Nabi ﷺ. Namun yang lebih utama adalah mengikuti hadits Anas ini, yaitu telapak tangan menghadap ke bawah, karena riwayat ini lebih tegas dalam menyebutkan posisi tangan.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin menjelaskan bahwa mengangkat tangan hingga terlihat putih ketiak menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan dalam berdoa, serta menunjukkan betapa besar kebutuhan hamba kepada Allah Ta'ala.
Imam asy-Syafi'i dalam Al-Umm menyebutkan bahwa dalam istisqa', disunnahkan mengangkat tangan dengan membalikkan telapak tangan ke arah tanah, berdasarkan hadits Anas ini.
Adapun hikmah dari mengangkat tangan tinggi-tinggi dalam istisqa' adalah:
- Menunjukkan ketundukan dan kerendahan diri di hadapan Allah
- Menunjukkan kesungguhan dalam memohon
- Mengikuti sunnah Nabi ﷺ secara tekstual
Story Telling
Diriwayatkan bahwa suatu ketika terjadi kekeringan di masa Nabi ﷺ. Maka beliau keluar menuju tempat shalat istisqa' bersama para sahabat. Anas bin Malik yang saat itu hadir berkata: "Aku melihat Rasulullah ﷺ mengangkat kedua tangannya dengan telapak tangan menghadap ke tanah, hingga aku melihat putih kedua ketiaknya. Beliau berdoa dengan sungguh-sungguh memohon hujan kepada Allah."
Para sahabat yang hadir merasakan kedekatan yang luar biasa dengan Allah saat itu. Mereka melihat Nabi ﷺ begitu khusyuk dan tawadhu' dalam berdoa, seolah-olah beliau sedang menangkap rahmat yang akan turun dari langit. Ini mengajarkan kita bahwa ketika menghadapi kesulitan, kita harus kembali kepada Allah dengan penuh kesungguhan dan keyakinan.
Kesimpulan Praktis
- Dalam shalat istisqa' (meminta hujan), disunnahkan mengangkat tangan dengan telapak tangan menghadap ke bawah (ke arah tanah), berdasarkan hadits Anas bin Malik ini.
- Mengangkat tangan hingga terlihat putih ketiak menunjukkan kesungguhan dalam berdoa dan boleh dilakukan dalam istisqa'.
- Doa istisqa' adalah salah satu sebab turunnya hujan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa istighfar dan doa menjadi sebab turunnya rahmat Allah.
- Ketika menghadapi musibah kekeringan, hendaknya kita kembali kepada Allah, memperbanyak istighfar, dan berdoa dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan.
- Perbedaan cara mengangkat tangan dalam doa (menghadap atas atau bawah) adalah perkara yang luas, namun yang paling utama dalam istisqa' adalah mengikuti hadits Anas ini.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.