Penjelasan Hadits Abu Dawud No. 1141 tentang Shalat Id sebelum khutbah dan nasihat kepada wanita

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa shalat Idul Fitri dikerjakan sebelum khutbah, berbeda dengan shalat Jumat. Setelah khutbah, Nabi ﷺ secara khusus mendatangi kaum wanita untuk memberi nasihat dan mengingatkan mereka, sambil bersandar pada Bilal yang membentangkan kain untuk menampung sedekah mereka. Ini menunjukkan perhatian Nabi ﷺ kepada wanita dan anjuran bersedekah pada hari Id.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah dan dicatat oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya (no. 1141), kitab Shalat, bab Khutbah pada Hari Id. Sanadnya melalui Atha' bin Abi Rabah (seorang tabi'in yang tercantum dalam daftar rujukan) dari Jabir.

Hadits ini juga memiliki asal dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Jabir dan Ibnu Abbas dengan makna yang sama, yaitu shalat sebelum khutbah dan nasihat kepada wanita.

Dalil Al-Qur'an yang berkaitan dengan perintah menyampaikan nasihat dan mengingatkan:

QS. Adz-Dzariyat [51]: 55

```

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

```

Terjemahan: "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin."

QS. Ali 'Imran [3]: 104

```

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

```

Terjemahan: "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung."

Penjelasan Rinci

1. Urutan shalat dan khutbah pada hari Id.

Jabir bin Abdullah menyatakan bahwa Nabi ﷺ "memulai shalat sebelum khutbah." Ini menjadi dalil yang jelas bahwa sunnah shalat Id adalah shalat lebih dahulu, baru khutbah. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa para ulama bersepakat shalat Id dilakukan sebelum khutbah, dan ini membedakannya dari shalat Jumat. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim juga menegaskan hal ini sebagai sunnah yang tetap.

2. Khutbah Id dan kehadiran wanita.

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ berkhutbah kepada manusia secara umum, kemudian secara khusus mendatangi kaum wanita. Ibnu Hajar menyebutkan bahwa ini menunjukkan disunnahkannya memberi nasihat khusus kepada wanita pada kesempatan Id, karena mereka mungkin tidak dapat mendengar khutbah utama dengan sempurna. Atha' bin Abi Rabah — guru dari Ibnu Juraij dalam sanad ini — adalah salah satu tabi'in yang meriwayatkan dan memahami hadits ini, dan beliau dikenal sebagai mufti Makkah yang teliti dalam fiqih ibadah.

3. Bersandar pada Bilal dan sedekah wanita.

Nabi ﷺ bersandar pada tangan Bilal, dan Bilal membentangkan kain untuk menampung sedekah wanita. Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa ini menunjukkan anjuran bersedekah pada hari Id, dan bahwa wanita juga dianjurkan berpartisipasi dalam kebaikan meskipun dengan harta sedikit (seperti cincin). Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menyebutkan bahwa hari Id adalah waktu yang tepat untuk bersedekah dan berbagi kebahagiaan.

4. Perbedaan pendapat.

Sebagian ulama membahas apakah khutbah Id hukumnya wajib atau sunnah. Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad berpendapat khutbah Id adalah sunnah (tidak wajib), sehingga orang yang tidak mendengarnya tetap sah shalatnya. Imam Abu Hanifah juga berpendapat demikian. Yang paling kuat menurut dalil adalah khutbah Id hukumnya sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), karena Nabi ﷺ selalu melakukannya, namun tidak ada dalil tegas yang mewajibkannya sebagaimana khutbah Jumat.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Id, setelah Nabi ﷺ menyelesaikan shalat dan khutbah, beliau melihat kaum wanita berada di bagian belakang jamaah. Beliau kemudian mendatangi mereka secara langsung, didampingi Bilal radhiyallahu 'anhu. Bilal membentangkan kainnya, dan para wanita dengan penuh semangat melemparkan sedekah mereka — ada yang melemparkan cincin, ada yang melemparkan perhiasan kecil. Pemandangan ini menunjukkan betapa besar kecintaan para sahabat wanita kepada Nabi ﷺ dan semangat mereka dalam berbuat kebaikan, meskipun dengan harta yang sederhana. Hikmahnya: jangan meremehkan sedekah kecil, karena yang dinilai adalah keikhlasan dan semangat berbagi.

Kesimpulan Praktis

  1. Shalat Id dikerjakan sebelum khutbah — ini sunnah yang tetap dan berbeda dari shalat Jumat.
  2. Khutbah Id adalah sunnah muakkadah, bukan wajib; namun tetap dianjurkan untuk mendengarkannya dengan penuh perhatian.
  3. Berikan perhatian khusus kepada wanita dalam nasihat dan pengajaran agama, sebagaimana Nabi ﷺ mendatangi mereka secara langsung.
  4. Anjurkan bersedekah pada hari Id, baik laki-laki maupun wanita, meskipun dengan harta yang sedikit.
  5. Jangan meremehkan amal kecil — cincin sederhana yang disedekahkan dengan ikhlas tetap bernilai di sisi Allah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?